kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Terpopuler: Pemilik Harley di Garuda terkuak, Aturan main e-commerce terbit


Rabu, 04 Desember 2019 / 19:05 WIB
Terpopuler: Pemilik Harley di Garuda terkuak, Aturan main e-commerce terbit
ILUSTRASI. Belanja online.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Gelombang gagal bayar melanda pasar obligasi China, jumlahnya diramal tembus rekor

China saat ini sedang menuju rekor gagal bayar (default) obligasi dalam negeri. Melansir Bloomberg, hal ini menguji kemampuan pemerintah China untuk menjaga stabilitas pasar keuangan ketika ekonomi melambat dan perusahaan-perusahaan berjuang untuk mengatasi tingkat utang yang terus melonjak dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Masih mengutip Bloomberg, setidaknya, sudah ada 15 kasus default sejak awal November. Dengan demikian, total kasus default di sepanjang tahun ini di China menjadi 120,4 miliar yuan (US$ 17,1 miliar). Sebagai perbandingan, pada 2018, nilainya sebesar 121,9 miliar yuan.

Artikel selengkapnya: Gelombang gagal bayar melanda pasar obligasi China, jumlahnya diramal tembus rekor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×