kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Tekanan rupiah masih terjadi hingga akhir tahun, Ekonom: Penurunan cadev masih wajar


Jumat, 05 Oktober 2018 / 19:41 WIB
ILUSTRASI. Uang Rupiah


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Cadangan devisa September US$ 114,8 miliar, turun 2,6% dari bulan sebelumnya. Meski begitu, ekonom Center of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah menjelaskan tren penurunan ini akan terus berlangsung selama tekanan terhadap rupiah masih besar.

"Tekanan rupiah tidak akan berhenti. Berlangsung sampai Desember dan tahun depan," jelas Piter kepada Kontan.co.id, Jumat (5/10).

Menurutnya, penurunan cadangan devisa merupakan sesuatu yang wajar mengikuti dinamika ekonomi. Sehingga, kata Piter penipisan cadangan devisa tak perlu dikhawatirkan. Apalagi Indonesia pernah memiliki cadangan devisa di bawah US$ 100 miliar.

Penurunan cadangan devisa masih akan terus berlanjut mengiringi tekanan terhadap rupiah yang masih akan berlanjut sampai tahun 2019.

Sekadar informasi, pada kuartal II 2013 cadangan devisa sempat berada di level US$ 98,095. Sedangkan pada Januari 2011 US$ 95,33 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×