kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.090   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.066   26,82   0,44%
  • KOMPAS100 796   6,88   0,87%
  • LQ45 604   5,34   0,89%
  • ISSI 210   0,37   0,17%
  • IDX30 342   3,12   0,92%
  • IDXHIDIV20 426   3,96   0,94%
  • IDX80 91   0,73   0,81%
  • IDXV30 116   0,57   0,49%
  • IDXQ30 110   0,97   0,89%

Tekan belanja rutin, jumlah PNS tak bertambah


Rabu, 18 Agustus 2010 / 15:49 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kabar buruk bagi pemburu lowongan kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, DPR meminta pemerintah menutup lowongan kerja PNS mulai 2012.

Permintaan DPR ini bertujuan memangkas anggaran belanja pegawai. Maklum, selama ini, anggaran belanja pegawai sangat gemuk. Selain itu, DPR juga meminta pemerintah tidak mendirikan lembaga baru.

Tahun 2011, anggaran belanja rutin sebesar Rp 180,6 triliun atau meningkat Rp 18 triliun dari pagu anggaran 2010. "Bila PNS tidak dibatasi, anggaran tersebut akan terus meningkat dari tahun ke tahun," kata anggota Komisi XI DPR Andi Rahmat, Rabu (18/8).

DPR mengusulkan, penutupan lowongan kerja PNS ini hingga 2015 mendatang. Andi mengatakan usulan ini sudah diputuskan di Badan Anggaran DPR bersama wakil pemerintah.

Nantinya, bila ini sudah berjalan, kalangan dewan optimis, belanja pegawai bisa ditekan. Sebab, tanpa perekrutan PNS baru, setiap tahun akan berkurang sekitar 100.000 PNS karena pensiun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×