kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.840.000   -44.000   -1,53%
  • USD/IDR 17.199   -7,00   -0,04%
  • IDX 7.624   -9,63   -0,13%
  • KOMPAS100 1.055   0,74   0,07%
  • LQ45 758   -0,56   -0,07%
  • ISSI 277   -0,36   -0,13%
  • IDX30 403   -0,20   -0,05%
  • IDXHIDIV20 491   1,00   0,20%
  • IDX80 118   0,06   0,05%
  • IDXV30 139   -0,86   -0,62%
  • IDXQ30 130   0,29   0,22%

Tekan belanja rutin, jumlah PNS tak bertambah


Rabu, 18 Agustus 2010 / 15:49 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kabar buruk bagi pemburu lowongan kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, DPR meminta pemerintah menutup lowongan kerja PNS mulai 2012.

Permintaan DPR ini bertujuan memangkas anggaran belanja pegawai. Maklum, selama ini, anggaran belanja pegawai sangat gemuk. Selain itu, DPR juga meminta pemerintah tidak mendirikan lembaga baru.

Tahun 2011, anggaran belanja rutin sebesar Rp 180,6 triliun atau meningkat Rp 18 triliun dari pagu anggaran 2010. "Bila PNS tidak dibatasi, anggaran tersebut akan terus meningkat dari tahun ke tahun," kata anggota Komisi XI DPR Andi Rahmat, Rabu (18/8).

DPR mengusulkan, penutupan lowongan kerja PNS ini hingga 2015 mendatang. Andi mengatakan usulan ini sudah diputuskan di Badan Anggaran DPR bersama wakil pemerintah.

Nantinya, bila ini sudah berjalan, kalangan dewan optimis, belanja pegawai bisa ditekan. Sebab, tanpa perekrutan PNS baru, setiap tahun akan berkurang sekitar 100.000 PNS karena pensiun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×