kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Tegas, Jokowi pilih naikkan harga BBM


Selasa, 05 Agustus 2014 / 21:42 WIB
ILUSTRASI. Simak 5 Cara Merawat Kulit Wajah di Musim Hujan, Tetap Gunakan Pelembab!. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden terpilih Joko Widodo lebih memilih menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) ketimbang harus melakukan pembatasan, seperti yang dilakukan pemerintah saat ini. "Kalau saya lho ya, yang tegas-tegas saja, kalau mau naik, ya naik saja," ujar Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, di Balaikota Jakarta, Selasa (5/8).

Jokowi mengatakan alasan mengapa ia menilai pembatasan BBM tidak efektif. Menurut dia, pembatasan subsidi BBM di Jakarta Pusat itu hanya akan memindahkan persoalan ke tempat lain. "Ya akhirnya minggir ke tempat SPBU lain. Terus apa bedanya," kata mantan Wali Kota Solo ini.

Namun, Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, menaikkan harga BBM bukan berarti tanpa perhitungan. Ia mengatakan, perlu adanya kalkulasi yang menyeluruh, mulai dari aspek sosial hingga ekonomi.

"Seperti yang sudah saya sampaikan di depan tadi, kalau mau naikkan, harus ada hitungannya, kalkulasinya. Hitung-hitungan ekonomi harus dihitung, dihitung politik juga sama, dampak sosial harus dihitung," kata Jokowi. (Imanuel Nicolas Manafe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×