CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Tegas, Jokowi pilih naikkan harga BBM


Selasa, 05 Agustus 2014 / 21:42 WIB
ILUSTRASI. Simak 5 Cara Merawat Kulit Wajah di Musim Hujan, Tetap Gunakan Pelembab!. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden terpilih Joko Widodo lebih memilih menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) ketimbang harus melakukan pembatasan, seperti yang dilakukan pemerintah saat ini. "Kalau saya lho ya, yang tegas-tegas saja, kalau mau naik, ya naik saja," ujar Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, di Balaikota Jakarta, Selasa (5/8).

Jokowi mengatakan alasan mengapa ia menilai pembatasan BBM tidak efektif. Menurut dia, pembatasan subsidi BBM di Jakarta Pusat itu hanya akan memindahkan persoalan ke tempat lain. "Ya akhirnya minggir ke tempat SPBU lain. Terus apa bedanya," kata mantan Wali Kota Solo ini.

Namun, Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, menaikkan harga BBM bukan berarti tanpa perhitungan. Ia mengatakan, perlu adanya kalkulasi yang menyeluruh, mulai dari aspek sosial hingga ekonomi.

"Seperti yang sudah saya sampaikan di depan tadi, kalau mau naikkan, harus ada hitungannya, kalkulasinya. Hitung-hitungan ekonomi harus dihitung, dihitung politik juga sama, dampak sosial harus dihitung," kata Jokowi. (Imanuel Nicolas Manafe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×