kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.015   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.239   3,07   0,05%
  • KOMPAS100 819   2,91   0,36%
  • LQ45 624   2,43   0,39%
  • ISSI 216   0,91   0,42%
  • IDX30 350   -0,04   -0,01%
  • IDXHIDIV20 430   -0,32   -0,07%
  • IDX80 94   0,40   0,43%
  • IDXV30 119   1,62   1,37%
  • IDXQ30 112   -0,06   -0,05%

CT: Awas, ambil keuntungan dari pembatasan BBM


Selasa, 05 Agustus 2014 / 19:13 WIB
ILUSTRASI. 6 Manfaat Es Batu untuk Wajah yang Wajib Dicoba!


Reporter: Widyasari Ginting | Editor: Yudho Winarto

Jakarta. Menteri Koordinatar Bidang Perekonomian Chairul Tanjung meminta para pengusaha untuk tidak memanfaatkan kondisi sehubungan kebijakan pengendalian bahan bakar minyak (BBM) bersubisdi khususnya solar. Lebih-lebih dengan sengaja mengeruk keuntungan dengan menaikkan harga BBM

"Kecuali kalau harga BBM bersubsidi dinaikan. Jadi jangan memprovokasi hal yang tidak baik, itu berdosa," ujar Chairul, Selasa  (5/8).

Chairul bilang hanya daerah Jakarta Pusat saja yang tidak menjual solar bersubsidi, sementara wilayah Jakarta yang lainnya masih menjual solar bersubsidi. Sehingga jika benar-benar membutuhkan solar bersubisdi, cukup mencarinya pada wilayah Jakarta, selain Jakarta Pusat.

Memang pada beberapa SPBU di Jakarta pun, penjualan solar bersubsidi dibatasi jam penjualnnya, mulai dari jam 06.00 - 08.00, sehingga mungkin akan mempersulit kalangan pengusaha dalam mencari mengatur jam pengisian bahan bakar. 

Terkait dengan hal itu, Chairul menyarankan para pengusaha untuk mengatur jam pengisian sesuai dengan  jadwal penjualan SPBU. "Tinggal merubah kebiasaan, apa susahnya sih?" ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×