CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

CT: Awas, ambil keuntungan dari pembatasan BBM


Selasa, 05 Agustus 2014 / 19:13 WIB
ILUSTRASI. 6 Manfaat Es Batu untuk Wajah yang Wajib Dicoba!


Reporter: Widyasari Ginting | Editor: Yudho Winarto

Jakarta. Menteri Koordinatar Bidang Perekonomian Chairul Tanjung meminta para pengusaha untuk tidak memanfaatkan kondisi sehubungan kebijakan pengendalian bahan bakar minyak (BBM) bersubisdi khususnya solar. Lebih-lebih dengan sengaja mengeruk keuntungan dengan menaikkan harga BBM

"Kecuali kalau harga BBM bersubsidi dinaikan. Jadi jangan memprovokasi hal yang tidak baik, itu berdosa," ujar Chairul, Selasa  (5/8).

Chairul bilang hanya daerah Jakarta Pusat saja yang tidak menjual solar bersubsidi, sementara wilayah Jakarta yang lainnya masih menjual solar bersubsidi. Sehingga jika benar-benar membutuhkan solar bersubisdi, cukup mencarinya pada wilayah Jakarta, selain Jakarta Pusat.

Memang pada beberapa SPBU di Jakarta pun, penjualan solar bersubsidi dibatasi jam penjualnnya, mulai dari jam 06.00 - 08.00, sehingga mungkin akan mempersulit kalangan pengusaha dalam mencari mengatur jam pengisian bahan bakar. 

Terkait dengan hal itu, Chairul menyarankan para pengusaha untuk mengatur jam pengisian sesuai dengan  jadwal penjualan SPBU. "Tinggal merubah kebiasaan, apa susahnya sih?" ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×