kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Tangkuban Parahu akhirnya kembali dibuka


Senin, 28 Oktober 2013 / 04:48 WIB
Tangkuban Parahu akhirnya kembali dibuka
ILUSTRASI. Deposito.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

LEMBANG. Gunung Tangkuban yang sempat ditutup karena menunjukkan gejala meletus, akhirnya kembali bisa menjadi tempat wisata.

Itu setelah Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali menurunkan status gunung yang terletak di Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), itu dari "waspada" atau level 2 menjadi "normal".

Status itu, diberlakukan terhitung sejak Minggu (27/10) pukul 15.00 WIB. Ketua Tim Tanggap Darurat dari PVMBG Umar Rosadi mengatakan, penurunan status ini didasarkan pada hasil pengamatan tim PVMBG.

PVMBG menilai, kadar gas, aktivitas kegempaan, deformasi, serta asap yang keluar dari Kawah Ratu, sudah cenderung menurun.

"Setelah mencermati aktivitas vulkanik Gunung Tangkubanparahu semuanya menunjukkan penurunan. Atas dasar itu, kami turunkan statusnya kembali menjadi normal," kata Umar saat dihubungi melalui ponselnya, Minggu malam.

Meski statusnya sudah kembali normal, PVMBG tetap meminta jika kawasan wisata favorit itu kembali dibuka untuk umum, setiap pengunjung tidak diperkenankan turun ke areal Kawah Ratu.

Dihubungi terpisah, Direktur Utama PT Graha Rani Putra Persada sebagai pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Tangkubanparahu, Putra Kaban, mengaku telah menerima informasi dari PVMBG mengenai diturunkannya status Gunung Tangkubanparahu tersebut.

"Kami sangat bersyukur. Senin (hari ini) kami langsung buka," ujar Kaban seraya mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu memberikan arahan bagi para pedagang dan pengunjung. (Zam/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×