kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Tanda-tanda baik pemulihan ekonomi, permintaan listrik mulai naik


Sabtu, 15 Mei 2021 / 13:45 WIB


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemulihan ekonomi mulai mendongkrak permintaan listrik. Hal itu tercermin dari penjualan setrum PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Meski masih mencatatkan minus pada kuartal I-2021, penjualan listrik PLN perlahan mulai merangkak naik sejak bulan April lalu.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN Bob Saril membeberkan, pada kuartal I-2021 penjualan listrik PLN masih minus 1,34% dibandingkan periode kuartal I 2020. Penurunan penjualan listrik masih terjadi pada semua segmen pelanggan.

Bob memerinci, penjualan listrik untuk segmen industri pada kuartal I 2021 tercatat sebesar 19,02 Terawatt hour (TWh), kemudian untuk segmen bisnis 9,92 TWh. Penjualan ke segmen rumah tangga mendominasi dengan 27,01 TWh.

Namun, penjualan listrik PLN hingga April 2021 sudah menunjukkan perbaikan. Bob bilang, penjualan listrik sudah bergerak ke level positif dengan naik 0,48% dibandingkan periode yang sama tahun 2020.

Baca Juga: PLN berkomitmen terus siaga menjaga pasokan listrik saat libur Idul Fitri

PLN memproyeksikan pertumbuhan penjualan untuk kuartal kedua akan tumbuh dibandingkan 2020 atau saat masa awal pandemi korona.

"Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan bulanan, dimana pada April ini untuk segmen Sosial, Bisnis, Industri, Publik dan Layanan Khusus sudah menunjukkan tren positif," ungkap Bob kepada KONTAN, Senin (10/5).

Konsumsi listrik untuk sektor industri dan bisnis sudah menunjukkan sinyal positif. Sebagai gambaran, dibandingkan April 2020, permintaan listrik untuk industri tumbuh hingga 20,27% pada April 2021. Begitu juga dengan segmen bisnis yang menanjak 15,92%.

Bob optimistis momentum pertumbuhan konsumsi listrik bisa terjaga dan terus berlanjut seiring pemulihan ekonomi. Hingga akhir tahun nanti, PLN pun yakin bisa kembali menorehkan pertumbuhan penjualan listrik setelah tahun lalu mencatatkan minus.

PLN membidik penjualan listrik 252,48 TWh pada tahun 2021 atau tumbuh 4,7% dibandingkan tahun lalu sebesar 241,14 TWh. Angka itu minus 0,79% dibandingkan penjualan tahun 2019.

Baca Juga: Pasokan listrik Jawa-Bali dipastikan aman jelang Idul Fitri




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×