kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Tamsil Linrung minta pernyataan Fadh diklarifikasi


Selasa, 11 September 2012 / 15:38 WIB
ILUSTRASI. ANALISIS - Berly Martawardaya, Ekonom Universitas Indonesia


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Wakil Ketua Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Tamsil Linrung meminta Kepala Dinas Kabupaten Bener Meriah Armaida diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan suap Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID). Permintaan Tamsil ini untuk mengklarifikasi tuduhan tersangka kasus tersebut Fadh El Fouz.

Kemarin, Tamsil telah diperiksa KPK. Dalam pemeriksaan itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera ini mengaku tidak mengenal Fadh.

Fadh sendiri menuding Tamsil terlibat dalam kasus tersebut. Dalam kesaksiannya untuk terdakwa Wa Ode Nurhayati, dua pimpinan Badan Anggaran DPR Mirwan Amir dan Tamsil Linrung disebut-sebut terlibat dalam proyek alokasi dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID). Kedua legislator Senayan itu disebut-sebut mengurus alokasi dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID) untuk Kabupaten Nangroe Aceh Darussalam.

Menurut Fadh, hal ini diketahui dari Armaida. "Kalau untuk Aceh Besar dan Bener Meriah yang urus orang Demokrat Mirwan Amir. Kalau untuk Pidie Jaya yang urus PKS, Tamsil Linrung," kata Fahd dalam kesaksiannya di PN Tipikor.

Tamsil sendiri tidak mengenal Armaida. "Makanya saya juga tidak tahu kenapa penyidik KPK mempertanyakan pernyataan ini merujuk nama saya, kalau misalnya tidak kenal," kata Tamsil di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/9). Tamsil juga membantah telah berkomunikasi dengan Armaida.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×