kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Taman nasional akan dijadikan lokasi wisata


Rabu, 22 September 2010 / 19:55 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Pemerintah akan menjadikan Taman Nasional sebagai tempat wisata. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan saat ini Kementerian yang dipimpinnya sedang menggodok aturan untuk mengizinkan Taman Nasional dijadikan sebagai tempat wisata.

Bentuk aturannya, kata Zulkifli, Peraturan Pemerintah (PP). "Kita lagi siapkan aturannya agar Taman Nasional itu bisa dikelola untuk wisata, mudah-mudahan dalam satu dua bulan ini bisa saya siapkan," ujar Zulkifli usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kantor Presiden, Rabu (22/9).

Jika Taman Nasional terlarang bagi masyarakat, maka yang terjadi adalah perambahan kawasan hutan dan penebangan pohon-pohon. "Kalau Taman Nasional tidak boleh dijadikan tempat wisata, tidak boleh diapa-apakan, lah akhirnya enggak hanya dirambah, pohonnya juga ditebang," kata politikus Partai Amanat Nasional itu.

Sebaliknya, jika dapat dikembangkan sebagai lokasi wisata maka bisa menambah pendapatan yang dipakai untuk membiayai kegiatan pengamanan dan pelestarian Taman Nasional. Sebab, kata Zulkifli, untuk menjaga kawasan Taman Nasional butuh biaya cukup besar..

Apalagi, di dalam Taman Nasional itu ada satwa-satwa dilindungi seperti harimau, badak, atau gajah. "Itu biaya luar biasa besar," kata Zulkifli.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×