kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Taman nasional akan dijadikan lokasi wisata


Rabu, 22 September 2010 / 19:55 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Pemerintah akan menjadikan Taman Nasional sebagai tempat wisata. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan saat ini Kementerian yang dipimpinnya sedang menggodok aturan untuk mengizinkan Taman Nasional dijadikan sebagai tempat wisata.

Bentuk aturannya, kata Zulkifli, Peraturan Pemerintah (PP). "Kita lagi siapkan aturannya agar Taman Nasional itu bisa dikelola untuk wisata, mudah-mudahan dalam satu dua bulan ini bisa saya siapkan," ujar Zulkifli usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kantor Presiden, Rabu (22/9).

Jika Taman Nasional terlarang bagi masyarakat, maka yang terjadi adalah perambahan kawasan hutan dan penebangan pohon-pohon. "Kalau Taman Nasional tidak boleh dijadikan tempat wisata, tidak boleh diapa-apakan, lah akhirnya enggak hanya dirambah, pohonnya juga ditebang," kata politikus Partai Amanat Nasional itu.

Sebaliknya, jika dapat dikembangkan sebagai lokasi wisata maka bisa menambah pendapatan yang dipakai untuk membiayai kegiatan pengamanan dan pelestarian Taman Nasional. Sebab, kata Zulkifli, untuk menjaga kawasan Taman Nasional butuh biaya cukup besar..

Apalagi, di dalam Taman Nasional itu ada satwa-satwa dilindungi seperti harimau, badak, atau gajah. "Itu biaya luar biasa besar," kata Zulkifli.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×