CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   0,00   0,00%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Tahun ini, DPR tak bahas perjanjian IE-CEPA dan ASEAN agreement on e-commerce


Senin, 18 November 2019 / 17:40 WIB
ILUSTRASI. Ketua DPR Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna ke-3 DPR Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019-2020 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019). Rapat Paripurna tersebut membahas penyampaian bidang tugas pimpinan DPR, p


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dewan Perwakikan Rakyat (DPR) belum akan membahas perjanjian Indonesia - EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE - CEPA) serta ASEAN Agreement on E-Commerce di masa sidang tahun ini.

Hal tersebut diputuskan dalam rapat kerja komisi VI DPR dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang digelar Senin (18/11).

Baca Juga: Hadang Rakuten, Yahoo Japan dan Line Corp bakal merger

"Komisi VI DPR RI menyetujui IE-CEPA dan ASEAN Agreement on Electronic Commerce akan dibahas pada masa sidang berikutnya," ujar pimpinan rapat Mohamad Hekal saat membacakan kesimpulan rapat.

Sama seperti Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA), DPR pun sepakat pengesahan kedua perjanjian ini akan dilakukan dengan Undang-Undang. Pasalnya, perjanjian perdagangan internasional ini dapat menimbulkan akibat yang luas dan mendasar bagi kehidupan rakyat yang terkait dengan kebabn keuangan negara.

Sementara itu, Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo pun melaporkan perkembangan kedua perjanjian perdagangan internasional ini yang telah dilakukan oleh negara lainnya.

Baca Juga: DPR sepakat pembahasan ratifikasi IA-CEPA dilakukan tahun ini

Untuk IE-CEPA, Iman menjelaskan, negara yang tergabung dalam EFTA, yakni Swiss sudah mendapatkan persetujuan dari parlemennya dan siap untuk melangkah ke tahapan selanjutnya. Hal sama pun terjadi pada Liechtenstein, sementara Borwegia baru memulai proses ratifikasi.

Iman pun menerangkan ASEAN Agreement on E-Commerce baru akan berlaku setelah 10 negara bisa menyelesaikan proses ratifikasi. "Sejauh ini baru 3 negara ASEAN yang baru menyelesaikan proses ratifikasinya," tutur Iman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×