kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.090   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.051   11,64   0,19%
  • KOMPAS100 791   2,72   0,35%
  • LQ45 601   1,94   0,32%
  • ISSI 210   -0,01   0,00%
  • IDX30 339   0,64   0,19%
  • IDXHIDIV20 423   1,08   0,26%
  • IDX80 90   0,23   0,26%
  • IDXV30 116   0,08   0,07%
  • IDXQ30 109   0,23   0,21%

Tahun depan, BBM premium belum akan dihapus


Senin, 29 Desember 2014 / 13:15 WIB
ILUSTRASI. Resep Ayam Goreng Kemiri (Dok/Tribun Kaltim)


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro memastikan, pemerintah tidak akan menghilangkan bahan bakar minyak oktan 88 (RON88) atau Premium di tahun depan.

“(Penghapusan RON88) Belum pada 2015. Kan harus siap dulu penggantinya,” kata dia ditemui wartawan di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (29/12).

Sementara itu, terkait dengan wacana penerapan subsidi tetap, Bambang enggan memberikan komentar lebih lanjut. Namun dia memastikan, kebijakan tersebut akan diambil pemerintah, dan akan diajukan dalam APBN-P 2015 mendatang.

“Pokoknya nanti saja Menteri ESDM yang umumin. Kita kan masih mau review lagi (besaran subsidinya),” kata Bambang.

Sebelumnya Tim Reformasi Tata Kelola Migas memberikan rekomendasi, yakni PT Pertamina (Persero) menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin RON 88 atau premium. Sebaliknya, tim tersebut merekomendasikan agar Pertamina melakukan importasi bensin RON 92 atau sejenis pertamax.

“Kapan bisa diterapkan, kita sudah konsultasi dengan Pertamina. Pertamina bisa kira-kira sekitar dua bulan,” ucap Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri, Minggu (21/12).

Faisal menuturkan, proses transisi kemungkinan tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat dan tim akan memberikan tenggat waktu hingga lima bulan ke depan. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×