kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Syafrudin dipanggil KPK jadi tersangka kasus BLBI


Senin, 30 Oktober 2017 / 12:02 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Syafrudin Arsyad Temenggung mantan kepala BPPN hari ini Senin (30/10) dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan dalam status sebagai tersangka.

"SAT (Syafrudin) dipanggil sebagai tersangka dalam kasus pemberian surat keterangan lunas kepada pemegang saham pengendali BDNI tahun 2004," kata Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah, Senin (30/1).

Kala itu, pemegang saham pengendali BDNI adalah taipan Sjamsul Nursalim. Sebagai obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Sjamsul diduga belum memenuhi kewajiban penyerahan aset kepada BPPN.

Audit Badan Pemeriksa Keuangan tertanggal 25 Agustus 2017 menyatakan, dalam kasus ini kerugian negara yang disebabkan mencapai Rp 4,58 triliun. Atas kejahatannya, Syafruddin dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×