kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Suryadharma balas pecat kader PPP yang memecatnya


Jumat, 12 September 2014 / 21:53 WIB
ILUSTRASI. Cara Menggunakan Savefrom, Situs Download Video TikTok Tanpa Watermark Kualitas HD


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali memecat belasan kader dari jabatan pengurus harian DPP PPP 2011-2015. Mereka dinilai telah membelot dan melakukan pelanggaran berat karena tidak mengikuti AD/RT partai.

Mereka yang dipecat adalah Emron Pangkapi, Suharso Monoarfa, Lukman Hakim Saifuddin, Romahurmuziy, Reni Marlinawati, Joko Purwanto, Dini Mentari, Emalena Muslim, Aunur, Rusli Effendi, Yusroni Yazid, Hizbiyah Rohim, Siti Maryam, Siti Nurmala, dan Mahmud Yunus.

Nama-nama yang dipecat pada Rabu (10/9), telah memutuskan memberhentikan SDA sebagai ketua umum melalui rapat pengurus harian. Alasannya, SDA telah merusak nama partai karena statusnya sebagian tersangka oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

SDA menilai pemberhentian dirinya sebagai Ketua Umum adalah tindakan ilegal dan tidak mendasar. "Saya satu-satunya orang yang dipilih dalam muktamar secara langsung dan diberi tanggung jawab mengelola partai dari 2012 sampai 2015," katanya di Jakarta, Jumat (12/9).

Menurutnya, seharusnya para pengurus yang membelot tersebut membantu dirinya menjalankan roda organisasi partai berlambang Kabah hingga periode kepemimpinannya berakhir. Yang terjadi justru melakukan rapat harian untuk memberhentikan dirinya.

"Orang yang berhentikan saya saat itu, seperti Presiden yang diberi wewenang mengangkat para menteri untuk menjadi pembantunya. Apa pantas menteri memberhentikan presidennya? Lagian juga logika mana hanya rapat harian bisa memberhentikan ketua umum," imbuhnya. (Seno Tri Sulistiyono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×