kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Survei Konsumen BI: Cicilan Menurun, Porsi Tabungan Meningkat pada Desember 2025


Jumat, 09 Januari 2026 / 12:08 WIB
Survei Konsumen BI: Cicilan Menurun, Porsi Tabungan Meningkat pada Desember 2025
ILUSTRASI. Ilustrasi buku tabungan (KONTAN/Muradi) Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan adanya perubahan perilaku keuangan rumah tangga pada Desember 2025.


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan adanya perubahan perilaku keuangan rumah tangga pada Desember 2025. Proporsi pembayaran cicilan atau utang tercatat menurun, sementara porsi pendapatan yang disimpan atau tabungan justru mengalami peningkatan.

Pada Desember 2025, BI mencatat rata-rata proporsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk konsumsi atau average propensity to consume ratio tercatat sebesar 74,3%. Angka ini sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya di angka 74,6%. Sejalan dengan itu, proporsi pembayaran cicilan atau debt to income ratio juga turun menjadi 10,8% dari bulan sebelumnya 11,0%.

Baca Juga: Optimisme Konsumen Indonesia Melemah Tipis pada Akhir 2025, IKK Turun

Di sisi lain, BI mencatat proporsi pendapatan konsumen yang disimpan/ditabung atau saving to income ratio meningkat menjadi 14,9%, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

BI menjelaskan, proporsi konsumsi terhadap pendapatan terindikasi sedikit menurun pada sebagian besar kelompok pengeluaran. 

"Proporsi konsumsi terhadap pendapatan terindikasi sedikit menurun pada sebagian besar kelompok pengeluaran, terutama Rp 4,1 juta hingga Rp 5 juta atau sekitar 70,9%," tulis laporan survei BI tersebut, dikutip Jumat (9/1/2026).

Sementara itu, peningkatan tabungan terjadi pada seluruh kelompok pengeluaran. Kenaikan tertinggi tercatat pada kelompok pengeluaran Rp 3,1 juta hingga Rp 4 juta dengan saving to income ratio sebesar 15,5%, serta kelompok pengeluaran Rp 4,1 juta hingga Rp 5 juta yang mencapai 15,7%.

Kondisi ini mengindikasikan meningkatnya kehati-hatian konsumen dalam mengelola keuangan, dengan kecenderungan mengurangi beban cicilan dan memperkuat posisi tabungan di tengah ketidakpastian ekonomi.

Baca Juga: Istana Janji Akan Dengarkan Kritik Masyarakat Soal Pilkada via DPRD

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×