CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.018,99   5,77   0.57%
  • EMAS992.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Survei BI: Penjualan eceran November 2019 melambat


Jumat, 10 Januari 2020 / 10:49 WIB
Survei BI: Penjualan eceran November 2019 melambat
ILUSTRASI. Aktivitas jual beli barang eceran jenis sandang di Jakarta, Kamis (9/8). Survei BI: Penjualan eceran November 2019 melambat .


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Penjualan eceran pada bulan November 2019 mengalami perlambatan dari bulan sebelumnya. Bank Indonesia (BI) mencatat Indeks Penjualan Riil (IPR) November 2019 tercatat sebesar 216,6 atau tetap tumbuh 1,3% yoy, meski lebih rendah dari IPR Oktober 2019 yang sebesar 3,6% yoy.

Pertumbuhan penjualan eceran tersebut ditopang oleh penjualan pada kelompok Suku Cadang dan Aksesori yang tumbuh 17,0% yoy, kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya yang tumbuh 5,5% yoy, serta kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang tumbuh 4,6% yoy.

Baca Juga: Harga saham emiten rokok kembali naik, ini penyebabnya menurut analis

"Kendati melambat, penjualan eceran tetap tumbuh positif," jelas BI dalam keterangan resminya terkait Survei Penjualan Eceran November 2019 pada Jumat (10/1).

Secara regional, perlambatan penjualan eceran ini disebabkan oleh penurunan penjualan yang terjadi di sejumlah kota yang disurvei. Penurunan penjualan terjadi di kota Medan yang terkontraksi 6,5% yoy serta Denpasar yang turun 4,9% yoy.

Penurunan penjualan di dua kota tersebut diperkirakan masih akan berlanjut pada Desember 2019 yang terlihat dari perkiraan kontraksi masing-masing sebesar 9,4% dan 4,8% atau lebih dalam dari periode sebelumnya.

Untuk selanjutnya, penjualan eceran periode Desember 2019 diperkirakan akan mengalami penurunan. Ini terlihat dari IPR Desember 235,9 atau melambat 0,2% yoy dan juga turun dari bulan November 2019.

Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan penjualan kelompok komoditas Barang Budaya dan Rekreasi yang terkontraksi 17,0% yoy atau lebih dalam dari penurunan sebesar 12,0% yoy dari bulan sebelumnya.

Baca Juga: Mengulas dampak kenaikan sejumlah tarif pada awal 2020 terhadap pertumbuhan ekonomi

Meski begitu, pertumbuhan penjualan eceran Desember 2019 diprediksi akan meningkat secara bulanan. IPR tercatat tumbuh 8,9% mom atau lebih tinggi dari 0,4% mom pada November 2019.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Financial Modeling & Corporate Valuation Fundamental THE FUTURE OF SELLING

[X]
×