Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Survei Bank Indonesia mencatat persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini pada Mei 2026 menunjukkan pelemahan. Penurunan terjadi pada persepsi terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, hingga pembelian barang tahan lama, meski seluruh indikator masih berada di zona optimistis.
Berdasarkan hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI), Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) pada Mei 2026 tercatat sebesar 112,2 atau masih berada di atas level 100. Namun, angka tersebut lebih rendah dibandingkan April 2026 yang mencapai 116,5.
BI mencatat, tetap kuatnya IKE ditopang oleh Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI), Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK), dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama atau Durable Goods (IPDG).
Baca Juga: Tiga Proyek PSEL Danantara Resmi Masuk PSN, Simak Rincian Lokasinya
Pada Mei 2026, IPSI tercatat sebesar 123,2, turun dari 128,1 pada bulan sebelumnya. Sementara IKLK turun menjadi 105,0 dari 108,8, sedangkan IPDG menurun menjadi 108,3 dari 112,6 pada April 2026.
Secara spasial, sebagian besar kota mengalami penurunan IKE, terutama di Pontianak, Mataram, dan Bandung. Sebaliknya, sejumlah kota mencatatkan peningkatan persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini, di antaranya Medan, Palembang, dan Bandar Lampung.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen terhadap penghasilan saat ini masih tetap kuat di seluruh kelompok. Indeks tertinggi tercatat pada kelompok masyarakat dengan pengeluaran di atas Rp5 juta per bulan sebesar 129,7.
Dari sisi usia, indeks penghasilan tertinggi juga masih berasal dari kelompok usia 20-30 tahun, meski turun menjadi 132,1 dibandingkan periode sebelumnya.
Sementara itu, persepsi responden terhadap ketersediaan lapangan kerja masih berada di level optimistis pada seluruh tingkat pendidikan, dengan indeks tertinggi pada responden berpendidikan sarjana sebesar 117,3. Namun berdasarkan kelompok usia, kelompok 41-60 tahun menjadi satu-satunya yang berada di zona pesimistis terkait ketersediaan lapangan kerja.
Dari sisi konsumsi, Indeks Pembelian Barang Tahan Lama tetap berada di zona optimistis pada seluruh kelompok pengeluaran. Kendati demikian, indeks pada kelompok pengeluaran di atas Rp5 juta turut mengalami penurunan menjadi 113,2. Berdasarkan usia, indeks tertinggi tercatat pada kelompok 20-30 tahun sebesar 117,1.
Secara keseluruhan, hasil survei menunjukkan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini masih positif, namun optimisme tersebut mulai melandai seiring penurunan pada sejumlah indikator utama, termasuk penghasilan, lapangan kerja, dan pengeluaran untuk barang tahan lama.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat pada Semester II-2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












