kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.023   25,00   0,14%
  • IDX 6.063   -84,88   -1,38%
  • KOMPAS100 786   -12,64   -1,58%
  • LQ45 604   -7,94   -1,30%
  • ISSI 209   -2,75   -1,30%
  • IDX30 335   -3,84   -1,13%
  • IDXHIDIV20 424   -3,00   -0,70%
  • IDX80 90   -1,42   -1,55%
  • IDXV30 114   -1,37   -1,18%
  • IDXQ30 109   -0,66   -0,61%

Surplus non migas Januari-Juli 2014 naik 4X lipat


Senin, 01 September 2014 / 12:39 WIB
BTN akan membagikan dividen sebesar 20% dari laba bersih tahun 2022./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/16/03/2023.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Penyebab neraca dagang Juli 2014 surplus US$ 123,7 juta adalah masih tingginya surplus neraca non migas. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca non migas pada Juli surplus US$ 1,73 miliar.

Nah, secara akumulatif dari Januari-Juli 2014 neraca non migas mengalami surplus sebesar US$ 6,71 miliar, naik sekitar 4 kali lipat dibanding periode sama tahun sebelumnya. "Tahun lalu dari Januari-Juli 2013 surplusnya hanya US$ 1,9 miliar," ujar Kepala BPS Suryamin dalam konferensi persnya di Jakarta, Senin (1/9).

Menurut Suryamin, perkembangan neraca non migas sangat menggembirakan. Hal ini berbeda dengan perkembangan neraca migas yang masih cenderung besar defisitnya. 

Defisit migas Juli 2014 tercatat sebesar US$ 1,61 miliar atau naik hingga 166,28% dari defisit migas Juni US$ 604,3 juta. Tidak heran, secara akumulatif defisit migas dari Januari-Juli 2014 mencapai US$ 7,72 miliar.

Alhasil kondisi neraca dagang Indonesia dari Januari-Juli 2014 masih mencatat defisit sebesar US$ 1,01 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×