kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Surplus bulan Februari belum dapat memperbaiki neraca perdagangan di awal tahun


Rabu, 20 Maret 2019 / 16:05 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Neraca perdagangan Februari 2019 kembali surplus, setelah pada bulan sebelumnya neraca perdagangan mengalami defisit sebesar US$ 1,1 miliar. Pada Februari 2019, nilai ekspor lebih besar dari nilai impor sehingga menghasilkan surplus sebesar US$ 329,5 juta.

“Surplus ini disebabkan menurunnya permintaan impor bulanan yang lebih tinggi daripada penurunan ekspor,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam siaran persnya, Rabu (20/3). 

Lebih rinci, Mendag menjelaskan bahwa surplus perdagangan Februari 2019 disumbang surplus perdagangan non migas sebesar US$ 793,6 miliar dan defisit neraca perdagangan migas sebesar US$ 464,1 miliar.

Negara-negara mitra dagang penyumbang surplus nonmigas terbesar selama Februari 2019 yaitu Amerika Serikat, India, Filipina, Belanda, dan Singapura dengan nilai US$ 2,1 miliar. Sementara itu, China, Thailand, Jepang, Australia, dan Argentina menjadi negara sumber defisit perdagangan nonmigas terbesar yang totalnya mencapai USD 2,5 miliar.

Secara kumulatif, kata Mendag, neraca perdagangan Januari-Februari 2019 masih mengalami defisit US$ 734,0 juta. Hal ini karena besarnya defisit perdagangan migas yang mencapai US$ 886,0 juta belum dapat diatasi dengan surplus neraca perdagangan nonmigas yang hanya sebesar US$ 152,0 juta.

Surplus perdagangan bulan Februari belum dapat memperbaiki neraca perdagangan periode Januari-Februari 2019. "Oleh karena itu, pemerintah telah merumuskan strategi peningkatan ekspor produk bernilai tambah tinggi dan berdaya saing untuk mencapai target ekspor nonmigas di 2019 dan melebihi surplus neraca perdagangan nonmigas tahun 2018 yang mencapai US$ 3,84 miliar,” ujar Mendag.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×