kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pengumuman kenaikan BBM setelah Jokowi pulang


Jumat, 14 November 2014 / 14:47 WIB
Pengumuman kenaikan BBM setelah Jokowi pulang
ILUSTRASI. Tumis Daging Pedas Manis (dok/Australian beef)


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku belum bisa mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, sesuai rencana. Sebab, BBM tidak boleh dinaikan ketika harga minyak dunia sedang melemah.

JK berjanji, pengumuman kenaikan harga BBM akan dilakukan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali ke tanah air. Saat ini Jokowi sedang berada di Myanmar untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) ASEAN.

Rencananya, Jokowi akan kembali pada tanggal 16 November 2014. Sebelumnya Jokowi juga sempat menghadiri pertemuan puncak para pemimpin dunia dalam forum OPEC di Beijing China. "Kita sedang hitung ulang, tapi akan diumumkan segera setelah presiden pulang," ujar JK, Jumat (14/11).

Meskipun demikian, JK menyadari pelemahan harga minyak dunia itu bersifat sementara, dan akan kembali meningkat. Namun demikian, pihaknya tidak bisa melakukan spekulasi dengan menaikan harga ketika minyak turun.

Apalagi diakui JK dengan penurunan harga itu membuat kalkulasi yang dimiliki pemerintah meleset. Itulah mengapa, JK menghitung ulang harga BBM yang pas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×