kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Pengumuman kenaikan BBM setelah Jokowi pulang


Jumat, 14 November 2014 / 14:47 WIB
ILUSTRASI. Tumis Daging Pedas Manis (dok/Australian beef)


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku belum bisa mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, sesuai rencana. Sebab, BBM tidak boleh dinaikan ketika harga minyak dunia sedang melemah.

JK berjanji, pengumuman kenaikan harga BBM akan dilakukan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali ke tanah air. Saat ini Jokowi sedang berada di Myanmar untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) ASEAN.

Rencananya, Jokowi akan kembali pada tanggal 16 November 2014. Sebelumnya Jokowi juga sempat menghadiri pertemuan puncak para pemimpin dunia dalam forum OPEC di Beijing China. "Kita sedang hitung ulang, tapi akan diumumkan segera setelah presiden pulang," ujar JK, Jumat (14/11).

Meskipun demikian, JK menyadari pelemahan harga minyak dunia itu bersifat sementara, dan akan kembali meningkat. Namun demikian, pihaknya tidak bisa melakukan spekulasi dengan menaikan harga ketika minyak turun.

Apalagi diakui JK dengan penurunan harga itu membuat kalkulasi yang dimiliki pemerintah meleset. Itulah mengapa, JK menghitung ulang harga BBM yang pas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×