kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pengumuman kenaikan BBM setelah Jokowi pulang


Jumat, 14 November 2014 / 14:47 WIB
ILUSTRASI. Tumis Daging Pedas Manis (dok/Australian beef)


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku belum bisa mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, sesuai rencana. Sebab, BBM tidak boleh dinaikan ketika harga minyak dunia sedang melemah.

JK berjanji, pengumuman kenaikan harga BBM akan dilakukan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali ke tanah air. Saat ini Jokowi sedang berada di Myanmar untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) ASEAN.

Rencananya, Jokowi akan kembali pada tanggal 16 November 2014. Sebelumnya Jokowi juga sempat menghadiri pertemuan puncak para pemimpin dunia dalam forum OPEC di Beijing China. "Kita sedang hitung ulang, tapi akan diumumkan segera setelah presiden pulang," ujar JK, Jumat (14/11).

Meskipun demikian, JK menyadari pelemahan harga minyak dunia itu bersifat sementara, dan akan kembali meningkat. Namun demikian, pihaknya tidak bisa melakukan spekulasi dengan menaikan harga ketika minyak turun.

Apalagi diakui JK dengan penurunan harga itu membuat kalkulasi yang dimiliki pemerintah meleset. Itulah mengapa, JK menghitung ulang harga BBM yang pas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×