kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Sumber anggaran asuransi pertanian belum ditemukan


Minggu, 28 September 2014 / 18:03 WIB
Sumber anggaran asuransi pertanian belum ditemukan
ILUSTRASI. Pekerja sedang melakukan proses pembuatan keramik di Plant II PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) yang berlokasi di Serang, Banten. KONTAN/Agung Hidayat


Reporter: Agus Triyono | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kementerian Pertanian mengajukan usul tambahan anggaran baru untuk mereka. Rencananya, tambahan pagu anggaran sebesar Rp 1,9 triliun yang mereka ajukan tersebut akan digunakan untuk membayar premi program asuransi pertanian yang rencananya akan mulai dilaksanakan 2015 nanti.

Suswono, Menteri Pertanian mengatakan alokasi dana Rp 1,9 triliun tersebut rencananya akan digunakan untuk membayar premi asuransi 13,1 juta hektar lahan petani. Meskipun Komisi IV sudah menyetujui usulan penambahan anggaran tersebut, tapi permasalahan baru menghadang.

Siswono Yudhohusodo, anggota Komisi IV dari Fraksi Partai Golkar mengatakan bahwa anggaran yang rencananya akan digunakan untuk membayar premi asuransi tersebut sampai saat ini belum juga ditemukan. "Sumber dananya belum ditemukan," katanya kepada KONTAN Minggu (28/9).

Siswono mengatakan saat ini Komisi IV dan pemerintah masih menyisir anggaran yang bisa dihemat dan dialokasikan untuk kepentingan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×