kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Sumber anggaran asuransi pertanian belum ditemukan


Minggu, 28 September 2014 / 18:03 WIB
ILUSTRASI. Pekerja sedang melakukan proses pembuatan keramik di Plant II PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) yang berlokasi di Serang, Banten. KONTAN/Agung Hidayat


Reporter: Agus Triyono | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kementerian Pertanian mengajukan usul tambahan anggaran baru untuk mereka. Rencananya, tambahan pagu anggaran sebesar Rp 1,9 triliun yang mereka ajukan tersebut akan digunakan untuk membayar premi program asuransi pertanian yang rencananya akan mulai dilaksanakan 2015 nanti.

Suswono, Menteri Pertanian mengatakan alokasi dana Rp 1,9 triliun tersebut rencananya akan digunakan untuk membayar premi asuransi 13,1 juta hektar lahan petani. Meskipun Komisi IV sudah menyetujui usulan penambahan anggaran tersebut, tapi permasalahan baru menghadang.

Siswono Yudhohusodo, anggota Komisi IV dari Fraksi Partai Golkar mengatakan bahwa anggaran yang rencananya akan digunakan untuk membayar premi asuransi tersebut sampai saat ini belum juga ditemukan. "Sumber dananya belum ditemukan," katanya kepada KONTAN Minggu (28/9).

Siswono mengatakan saat ini Komisi IV dan pemerintah masih menyisir anggaran yang bisa dihemat dan dialokasikan untuk kepentingan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×