kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Sumbar tidak cocok untuk tanaman kedelai dan tebu


Jumat, 01 November 2013 / 16:51 WIB
Sumbar tidak cocok untuk tanaman kedelai dan tebu
ILUSTRASI. Promo Starbucks via GoPay (dok/Gopay)


Sumber: Kompas.co | Editor: Hendra Gunawan

PADANG. Meskipun menjadi salah satu penyumbang produksi beras nasional, namun Provinsi Sumatra Barat tidak bisa memproduksi kedelai dan tebu.

Dalam sambutannya di acara puncak Peringatan Hari Pangan Sedunia, Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno mengatakan hal itu lantaran provinsi ini berada di garis katulistiwa.

"Sehingga kondisi tanah dan iklim tidak cocok untuk kedelai di Sumatra Barat sehingga kalaupun ditanam hasilnya tidak bagus dan bahkan banyak penyakitnya," ujar Irwan di Padang, Kamis (31/10).

Adapun terkait tebu, lanjut Irwan, masyarakat Sumatra Barat tidak memiliki budaya menanam tebu. Selain itu, nilai ekonomi tebu lebih rendah bila dibandingkan jagung dan cabai, sehingga banyak masyarakat yang tak menanam tebu.

"Dua komoditi ini Sumatra Barat memang tidak bisa men-supply tapi komoditi lain kita tingkatkan dan memanfaatkan semua lahan yang ada," kata Irwan. (Sakina Rakhma Diah Setiawan/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×