kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Sudi usut keterlibatan pegawai Sekretariat Negara


Jumat, 22 Oktober 2010 / 17:57 WIB
Sudi usut keterlibatan pegawai Sekretariat Negara
ILUSTRASI. Profesi Ilustrator dan Komikus Alti Firmansyah


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kasus Daftar Isian Pelaksanaan (DIPA) bodong diduga melibatkan pegawai Sekretariat Negara. Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengaku sedang kasus tersebut.

Terungkapkanya keterlibatan pegawai Sekretariat Negara ini setelah Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan menemukan adanya keterlibatan seorang berinisial TS. TS, pelaku yang diduga membuat DIPA palsu ini mengaku berasal dari Sekretariat Negara.

Sudi berjanji menghukum pegawainya yang terlibat dalam kasu ini. "Saya tidak pandang bulu. Akan diserahkan ke polisi," tegas Sudi, Jumat (22/10).

Kasus DIPA bodong ini terungkap dua hari lalu. DIPA bodong ini dibuat oleh TS, warga Bekasi. Dia bekerjasama dengan F yang berperan sebagai perantara dengan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan masalah DIPA bodong itu menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi Jawa Barat. Sebab, dia mengatakan pemerintah provinsi bertugas mengevaluasi DIPA.

Gamawan mempertanyakan mengapa DIPA bodong itu bisa lolos pada saat evaluasi. "Artinya waktu evaluasi kurang cermat," kata mantan Gubernur Sumatera Barat itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×