kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.145   1,00   0,01%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Suasana berbeda di debat pamungkas capres 2014


Sabtu, 05 Juli 2014 / 21:37 WIB
ILUSTRASI. Walau dikenal memiliki banyak manfaat, cuka apel atau apple cider vinegar juga memiliki dampak atau efek samping jika digunakan secara berlebihan.


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Suasana debat terakhir calon presiden dan calon wakil presiden Pemilu Presiden (Pilpres) 2014, Sabtu (5/7), berbeda dari suasana empat debat sebelumnya. Debat kali ini tidak lagi diramaikan keriuhan sorak-sorai dari tim pendukung pasangan calon.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan televisi host penyelenggara debat memisahkan tempat duduk rombongan pendukung masing-masing capres-cawapres. Pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa duduk di sebelah kiri panggung, sedangkan pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla didudukkan di sisi kanan panggung seperti posisi pada debat-debat sebelumnya.

Pada debat sebelumnya, sebelum, sepanjang debat, pada jeda iklan dan sesudah debat, pendukung pasangan calon selalu bersorak meneriakkan dukungannya atau menyanyikan yel-yel dukungan. Namun, kali ini sorak-sorai itu tidak lagi terdengar. Sorakan hanya terdengar ketika pembawa acara debat memanggil identitas pendukung.

"Salam satu jiwa," kata pembawa acara, maka pendukung Prabowo-Hatta bersorak. "Salam dua jari," kata pembawa acara, berganti pendukung Jokowi-JK yang bersorak.

Sorak juga terdengar saat Ketua KPU Husni Kamil Manik menyebut nama masing-masing calon.

Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR, Kamis (3/7), Husni mengatakan agar tim capres-cawapres tidak lagi membawa tim sorak ke dalam arena debat. (Deytri Robekka Aritonang)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×