kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Tim sukses dua kubu janji patuhi masa tenang


Jumat, 04 Juli 2014 / 20:31 WIB
ILUSTRASI. Informasi jadwal kereta Prameks Jogja-Kutoarjo, Senin-Minggu, 6-10 Februari 2023


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), dan Komisi Informasi Pusat (KIP) meminta dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden mematuhi masa tenang dengan menciptakan suasana kondusif di masyarakat. Tim kampanye pasangan calon juga berjanji akan mematuhi masa tenang.

"Kami sepakat minggu tenang harus bisa kita isi suasana yang bisa membuat masyarakat berpikir jernih," ujar anggota tim pemenangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Mukhlas Sidik, di Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2014).

Mukhlas mengatakan, pihaknya akan menahan diri agar tidak memunculkan pemberitaan yang kurang menyenangkan di tengah masyarakat. Menurut dia, tim sukses pasangan calon seharusnya dapat menahan diri bahkan meniadakan berita yang berpotensi memecah belah masyarakat. Hal yang sama juga disampaikan anggota tim pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Saur Hutabarat.

"Minggu tenang sangat penting agar rakyat mengambil keputusan siapa yang akan dipilihnya. Maka masa tenang kita hormati, terutama di bulan puasa," kata Saur, pada kesempatan yang sama.

Tahapan Pilpres 2014 akan memasuki masa tenang selama tiga hari, yaitu Minggu hingga Selasa, 6 hingga 8 Juli 2014 mendatang. Pada masa itu, semua bentuk kampanye dilarang, baik atribut kampanye, dialog tatap muka mau pun kampanye terbuka. (Deytri Robekka Aritonang)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×