kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.145   31,00   0,18%
  • IDX 7.481   22,49   0,30%
  • KOMPAS100 1.034   4,44   0,43%
  • LQ45 745   -1,06   -0,14%
  • ISSI 270   1,10   0,41%
  • IDX30 400   -0,58   -0,14%
  • IDXHIDIV20 488   -2,77   -0,57%
  • IDX80 115   0,10   0,09%
  • IDXV30 135   -0,22   -0,16%
  • IDXQ30 129   -0,89   -0,69%

Suami tersangka korupsi, Nunun Nurbaeti belum terima surat pencabutan paspor


Selasa, 31 Mei 2011 / 10:24 WIB
ILUSTRASI. Peserta BPJamsostek menggunakan protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik di kantor cabang Menara BPJamsostek Jakarta, Selasa (21/7). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/21/07/2020.


Reporter: Dwi Nur Oktaviani |

JAKARTA. Adang Darojatun menegaskan jika dirinya hingga hari ini belum menerima surat pencabutan paspor sang istri Nunun Nurbaeti. Tak hanya itu, ia pun kembali mengingatkan bahwa keluarga juga belum pernah mendapatkan surat keputusan bahwa Nunun sudah resmi menjadi tersangka.

"Belum kami terima, tapi saya memang dengar sudah dicabut. Surat yang menerangkan Nunun jadi tersangka juga belum kami terima," ujar Adang sebelum memasuki ruang Paripurna, Nusantara II, Selasa (31/5).

Makanya, ia mengaku enggan berkomentar lebih jauh terkait kasus Nunun. Pokoknya, anggota Komisi III itu masih merasa kalau sang istri bukanlah tersangka kasus Travel Cek Perjalanan. Karena, lanjutnya, ia merasa keluarga belum pernah menerima surat resmi pernyataan tersangka.

Mantan Wakapolri itu memang tidak menampik jika Nunun telah mengetahui berita tentang pencabutan paspor dari sejumlah media. "Pasti tahu dari pemberitaan," tegasnya.

Namun sayang, Adang enggan berkomentar terkait pemulangan Nunun ke tanah air. Malahan, Adang menegaskan sebenarnya yang menginginkan Nunun pulang adalah Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) jadi dirinya menyerahkan kepada KPK.

"Ini kan KPK yang meminta dia pulang. KPK yang memerlukan. Saya tidak mau bilang apakah saya akan membantu pemulangan. Ini hak saya sebagai warga negara," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×