Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto
Jakarta. Pergantian posisi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dari Franky Sibarani ke Thomas Lembong diharapkan tidak mengganggu iklim investasi di tanah air. Justru, pergantian ini diharapkan bisa mendorong semakin banyak realisasi investasi yang masuk.
Terkait hal tersebut Thom, panggilan akrab Thomas Lembong, mengaku sudah menyiapkan sejumlah program untuk meningkatkan kinerja BKPM, dalam mendorong investasi di Tanah Air. Salah satunya adalah mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar tidak lagi ada masalah, terutama terkait izin investasi.
Selama ini, gap yang terjadi antara pemerintah pusat dan daerah memang menjadi hambatan yang cukup krusial. Oleh karenanya, BKPM akan mendorong proses deregulasi perizinan investasi. "Kita akan menjaga peran BKPM di situ," kata Thom, Kamis (28/7) di Jakarta.
Deregulasi izin investasi bukan hal yang baru bagi Thom, karena hal tersebut sering dibahas dalam sidang kabinet. Selain itu, selama menjadi Menteri Perdagangan, Thom mengaku sering terlibat dengan BKPM dalam mendorong perbaikan izin investasi.
Menurut Thom, investasi memang menjadi salah satu tulang punggung dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Apalagi, di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian pemerintah tidak mungkin mengandalkan pertumbuhan dari sisi ekspor-impor.
Namun demikian, Thom belum memasang target apapun sebagai Kepala BKPM. Ia mengaku butuh waktu untuk mempelajari semua masalah yang dihadapi BKPM. Meskipun Ia sadar, bahwa waktu untuk belajar tidak boleh terlalu lama, karena pemerintah tengah diburu waktu untuk merealisasikan investasi tahun ini.
Sementara itu, Franky yang selanjutnya akan menempati posisi Wakil Menteri Perindustrian mengatakan pihaknya akan berkoordiansi dengan BKPM untuk mendorong investasi. Terutama memeprbaiki dari sisi industri agar menarik bagi investor.
Setelah lengser sebagai Kepala BKPM, Franky sedikit membocorkan pertumbuhan investasi pada triwulan ke-dua tahun 2016. Menurutnya, investasi sudah tumbuh 14% dari tahun lalu pada triwulan ke-II. Namun untuk lebih detilnya akan diumumkan oleh Thom secara resmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News