kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Status Bansos Ditentukan Desil, Begini Cara Cek DTSEN Kemensos 2026


Kamis, 08 Januari 2026 / 06:07 WIB
Status Bansos Ditentukan Desil, Begini Cara Cek DTSEN Kemensos 2026
ILUSTRASI. Banyak masyarakat masih mencari informasi cara cek desil bansos 2026 untuk memastikan apakah mereka masih terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos) tahun ini. (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Banyak masyarakat masih mencari informasi cara cek desil bansos 2026 untuk memastikan apakah mereka masih terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos) tahun ini.

Pengecekan desil bansos dilakukan melalui NIK pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Kementerian Sosial (Kemensos), pengganti DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

Data ini memuat klasifikasi tingkat kesejahteraan masyarakat yang menjadi dasar utama penyaluran berbagai program bansos pemerintah.

Status desil sangat menentukan kelayakan penerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), BPNT/Program Sembako, hingga PBI-JK BPJS Kesehatan.

Karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami apa itu desil dan cara cek desil bansos 2026 secara resmi.

Berikut penjelasan lengkap mulai dari pengertian desil, pengaruhnya terhadap bansos, hingga panduan cek desil bansos 2026 melalui situs dan aplikasi Kemensos.

Apa itu desil pada DTSEN Kemensos?

Desil adalah pembagian tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam 10 kelompok, mulai dari desil 1 hingga desil 10, berdasarkan kondisi sosial ekonomi rumah tangga.

Pengelompokan ini bersumber dari data DTSEN Kemensos yang digunakan pemerintah sebagai acuan penyaluran bantuan sosial secara nasional.

Baca Juga: Cadangan Devisa Indonesia pada Desember 2025 Diproyeksi Naik, Ini Penopangnya

Secara umum, kategori desil dibagi sebagai berikut:

  • Desil 1: Masyarakat termiskin (miskin ekstrem)
  • Desil 2: Masyarakat miskin
  • Desil 3: Hampir miskin
  • Desil 4: Rentan miskin
  • Desil 5: Pas-pasan atau mendekati kelas menengah
  • Desil 6–10: Masyarakat menengah hingga mampu

Melalui sistem desil ini, pemerintah berupaya memastikan bansos tepat sasaran dan diterima oleh kelompok yang benar-benar membutuhkan.

Perlu diketahui, kategori desil tidak bisa diubah secara manual. Penetapannya sepenuhnya mengikuti data kondisi ekonomi rumah tangga yang tercatat dalam sistem DTSEN.

Pengaruh desil terhadap penerimaan bansos

Mengacu pada kebijakan terbaru Kemensos, kategori desil sangat menentukan jenis bantuan yang bisa diterima masyarakat. Secara umum, ketentuannya sebagai berikut:

  • Desil 1–4: Berhak menerima PKH
  • Desil 1–5: Berhak menerima BPNT/Program Sembako
  • Desil 1–5: Berhak menerima PBI-JK (BPJS Kesehatan ditanggung pemerintah)
  • Desil 1–5: Berpotensi menerima bantuan ATENSI sesuai asesmen petugas

Sementara itu, masyarakat dengan kategori desil di atas 5 umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos.

Meski demikian, keputusan akhir tetap mempertimbangkan hasil verifikasi dan validasi lapangan.

Di sejumlah daerah, data desil juga dimanfaatkan sebagai salah satu syarat jalur afirmasi pendidikan.

Baca Juga: Berlaku 2026, Poligami Rahasia Jadi Kejahatan Serius

Siapa saja yang tidak layak menerima bansos?

Meskipun masuk dalam desil penerima, seseorang bisa dinyatakan tidak layak menerima bansos apabila memenuhi kriteria tertentu, antara lain:

  • Alamat tidak ditemukan atau tidak sesuai
  • Data kependudukan belum valid atau belum diverifikasi
  • Penerima telah meninggal dunia
  • Terdaftar sebagai ASN, TNI, Polri, pejabat negara, atau pegawai BUMN/BUMD
  • Memiliki anggota keluarga inti yang bekerja pada kategori tersebut

Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan bansos diberikan secara adil dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Cara cek desil bansos 2026 dan cek NIK DTSEN

Ada dua cara resmi yang bisa digunakan masyarakat untuk cek desil bansos 2026, yakni melalui situs dan aplikasi resmi Kemensos.

1. Cara cek desil bansos via cekbansos.kemensos.go.id

  • Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
  • Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP
  • Ketik kode captcha
  • Klik “Cari Data”

Jika NIK terdaftar, sistem akan menampilkan informasi jenis bansos yang diterima, status pencairan, serta kategori desil.

Tonton: Mentan Sebut RI Bakal Ekspor Beras di 2026: Pertama dalam Sejarah

2. Cara cek desil bansos 2026 via Aplikasi Cek Bansos

  • Unduh aplikasi Cek Bansos
  • Login atau buat akun baru
  • Unggah NIK, nomor KK, foto KTP, dan swafoto
  • Login kembali setelah akun aktif
  • Buka menu Profil untuk melihat kategori desil
  • Masuk menu Cek Bansos untuk melihat status bantuan

Itulah cara cek desil bansos 2026 secara online melalui kanal resmi Kemensos.

Dengan rutin mengecek NIK DTSEN, masyarakat dapat memastikan status bansos tetap akurat dan sesuai kondisi terbaru.

Kesimpulan 

Desil bansos dalam DTSEN menjadi penentu utama kelayakan masyarakat menerima berbagai bantuan sosial pada 2026, mulai dari PKH, BPNT, hingga PBI-JK BPJS Kesehatan, sehingga pemahaman dan pengecekan data secara mandiri menjadi semakin krusial. Dengan sistem yang tidak dapat diubah secara manual dan berbasis kondisi ekonomi riil rumah tangga, masyarakat perlu rutin mengecek NIK melalui kanal resmi Kemensos agar mengetahui status kesejahteraan, potensi bansos yang diterima, maupun risiko pencoretan akibat ketidaksesuaian data.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul "Cara Cek Desil Bansos 2026: Cek NIK DTSEN dan Status Bansos"

Selanjutnya: Cadangan Devisa Indonesia pada Desember 2025 Diproyeksi Naik, Ini Penopangnya

Menarik Dibaca: Rekomendasi HP Murah Spek Dewa, Tawarkan Daya Tahan Baterai Terbaik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×