kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Statement The Fed Beri Dampak ke Rupiah, BI Siap Pasang Kuda-Kuda


Minggu, 12 Maret 2023 / 14:31 WIB
ILUSTRASI. Pernyataan The Fed diproyeksi akan menyeret pergerakan rupiah


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mengakui, pernyataan hawkish dari Ketua The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell pada awal pekan ini membawa dampak pada Indonesia.

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Edi Susianto menyebut, dampaknya terlihat dari pelemahan mata uang utama dan regional Asia, termasuk Indonesia.

"Hal tersebut menyebabkan mata uang utama dan regional Asia banyak yang melemah, termasuk Rupiah," tutur Edi kepada Kontan.co.id, Sabtu (11/3).

Memang, setelah statemen tersebut, banyak yang memperkirakan bank sentral Amerika Serikat (AS) tersebut akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps, lebih tinggi dari ekspektasi sebelumnya yang hanya 25 bps.

Baca Juga: Ini Sentimen Negatif yang Menyeret Kurs Rupiah Melemah 0,9% dalam Sepekan

Kabar baiknya, Edi yakin dampaknya hanya akan temporer. Namun, BI tetap akan terus melakukan upaya untuk menjaga rupiah.

Ini dengan tetap melakukan triple intervention dan memastikan permintaan dan penawaran valuta asing berjalan dengan baik.

"Selama beberapa hari terakhir, permintaan dan penawaran valas tetap terjaga," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×