kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.969   -4,00   -0,02%
  • IDX 5.998   114,56   1,95%
  • KOMPAS100 780   16,75   2,19%
  • LQ45 591   12,47   2,16%
  • ISSI 208   4,29   2,11%
  • IDX30 334   7,14   2,18%
  • IDXHIDIV20 411   8,63   2,15%
  • IDX80 88   1,89   2,18%
  • IDXV30 111   2,57   2,36%
  • IDXQ30 107   2,47   2,35%

Sri Mulyani: Rp 43,37 Triliun anggaran PEN tahun 2021 berpotensi tak terserap


Kamis, 15 Juli 2021 / 16:26 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/6/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Tendi Mahadi

Menkeu mengatakan, realisasi PEN sepanjang semester I-2021 tersebut menunjukan besarannya dorongan anggaran belanja negara guna meminimalisasi tekanan dari aspek kesehata, sosial, dan ekonomi masyarakat.

“Di mana mereka (masyarakat) secara cepat memanfaatkan PEN ini dan kita tentu melihat secara dinamis perkembangan yang terjadi,” kata Menkeu Sri Mulyani.

Staf Ahli Menteri Keuangan BIdang Pengeluaran Negara Kunta Wibawa Dasa Nugraha menambahkan sejalan dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pemerintah akan mempercepat penyaluran seluruh anggaran PEN 2021. Utamanya program kesehatan dan perlindungan sosial.

“Kita monitor terus setiap minggu. PPKM Darurat semua kluster PEN kita percepat. Ini kan baru perkiraan realisasi ya, nggak ada yang sempurna,” kata Kunta kepada Kontan.co.id, Kamis (15/7).

Selanjutnya: Program perlindungan sosial melalui APBN tahan laju kemiskinan dan pengangguran

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×