kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.063   3,00   0,02%
  • IDX 5.419   90,64   1,70%
  • KOMPAS100 699   13,16   1,92%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 185   3,93   2,16%
  • IDX30 305   4,32   1,43%
  • IDXHIDIV20 398   4,53   1,15%
  • IDX80 81   1,51   1,91%
  • IDXV30 111   1,39   1,27%
  • IDXQ30 101   1,50   1,51%

Sri Mulyani Pede Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2024 Tetap di Atas 5%


Jumat, 02 Agustus 2024 / 12:01 WIB
Sri Mulyani Pede Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2024 Tetap di Atas 5%
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan hasil rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) III Tahun 2024 di Jakarta, Jumat (2/8/2024).


Reporter: Rashif Usman | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2024 akan tetap tumbuh di atas 5%. 

"Kami memperkirakan untuk triwulan II-2024, berarti antara April-Mei-Juni akan tumbuh di 5,0% atau bahkan sedikit di atas 5,0% secara year-on-year," kata Sri Mulyani sekaligus Ketua KSSK dalam Konferensi Pers di Jakarta, Jumat (2/8).

Sri Mulyani menjelaskan bahwa konsumsi rumah tangga dan investasi menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2024. 

Selain itu, Sri Mulyani juga memperkirakan bahwa kinerja ekspor Indonesia untuk sektor manufaktur dan pertambangan akan meningkat pada kuartal II-2024.

"Terutama kedua tujuan negara emerging yang sekarang memiliki peran yang makin besar yaitu India dan Tiongkok. Kedua negara ini merupakan mitra dagang utama Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia Masih Terjaga pada Kuartal II-2024

Dalam pemberitaan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2024 masih bisa tumbuh berkisar 5%. Ini akan didukung oleh sektor ekonomi pasca Lebaran.

"Ya tentu kita lihat dulu tapi kita optimis angkanya berkisar 5%. Tentu kemarin (pertumbuhan ekonomi ditopang) konsumsi pasca Lebaran," kata Airlangga saat ditemui di kantornya, Rabu (17/7).

Selain sektor konsumsi, Airlangga juga melihat sektor pariwisata dan industri ikut mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal ini terlihat dari pertumbuhan kredit yang tumbuh hingga 13%.

"Ya tentu dari segi pariwisata, industri, karena credit growth tumbuh 13%. Jadi sektor riil cukup bagus," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×