kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Sri Mulyani Optimistis Defisit APBN pada 2024 Dapat Ditekan Hingga 2,16%


Senin, 20 Februari 2023 / 17:35 WIB
Menkeu Sri Mulyani saat Rapat Terbatas yang membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2024, di kantor Presiden Jakarta, 20 Februari 2023.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah Indonesia kini tengah menyusun Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2024. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, salah satu yang dibahas adalah angka defisit anggaran tahun depan akan lebih kecil dari tahun 2023. 

Menurut pembicaraan dalam rapat terbatas di Istana Negara, Sri Mulyani mengatakan target defisit anggaran pada awal tahun 2024 bisa berada di kisaran 2,16% produk domestik bruto (PDB) hingga 2,64% PDB. 

Baca Juga: Sri Mulyani: Jokowi akan Upayakan Angka Kemiskinan Ekstrem Jadi 0% di 2024

"Untuk 2024 awal kami perkirakan defisit makin menurun pada level tersebut, dengan keseimbangan primer mendekati nol," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers, Senin (20/2). 

Sri Mulyani tidak memerinci berapa target penerimaan negara maupun belanja negara pada tahun 2024. 

Namun, ia meyakinkan pendapatan negara akan tetap tumbuh pada tahun depan, dengan peningkatan rasio pajak (tax ratio). 

Selain itu, belanja negara juga akan dijaga dan belanja pemerintah akan dilaksanakan secara disiplin. 

Baca Juga: Sri Mulyani Tegaskan Automatic Adjutsment Tak Ganggu Pencapaian Target K/L

"Belanja akan kami lakukan sesuai dengan prioritas yang ada, dan sejalan dengan agenda nasional," tandas Sri Mulyani. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×