kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.987   28,00   0,16%
  • IDX 5.795   -107,22   -1,82%
  • KOMPAS100 764   -18,29   -2,34%
  • LQ45 580   -9,62   -1,63%
  • ISSI 199   -3,05   -1,51%
  • IDX30 331   -4,47   -1,33%
  • IDXHIDIV20 410   -3,13   -0,76%
  • IDX80 87   -1,61   -1,82%
  • IDXV30 109   -1,56   -1,41%
  • IDXQ30 107   -0,61   -0,57%

Sri Mulyani: Kenaikan yield SUN dapat goncang stabilitas sistem keuangan


Senin, 06 April 2020 / 15:20 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati


Reporter: Grace Olivia | Editor: Anna Suci Perwitasari

Mengingat besarnya kebutuhan pembiayaan defisit anggaran saat ini, Sri Mulyani mengakui, pemerintah mau tak mau menyerap penawaran lelang SUN dengan tingkat yield yang tinggi saat ini. 

“Kemarin pemerintah menyerap sekitar Rp 22 triliun dengan tingkat yield yang kami bayar menjadi lebih mahal,” tutur bendahara negara itu. 

Di tengah kondisi ini, Sri Mulyani mengatakan pihaknya bersama BI, OJK, dan LPS akan terus memantau ketat dan saling berkoordinasi untuk menanganinya. Pergerakan di pasar keuangan, menurutnya, bisa terjadi sangat cepat seperti yang telah terjadi dalam kurun satu bulan ini baik dari sisi mood investor, pricing, dan gejolak pasar itu sendiri. 

“Kami akan terus melihat apakah sistem keuangan kita dalam situasi normal, atau waspada, atau siaga, atau dalam kemungkinan akan merambat menjadi krisis yang mengancam stabilitas sistem keuangan,” tandas Sri Mulyani. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×