kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.935   35,00   0,20%
  • IDX 6.313   -27,02   -0,43%
  • KOMPAS100 834   -5,59   -0,67%
  • LQ45 631   -5,81   -0,91%
  • ISSI 217   -0,97   -0,44%
  • IDX30 355   -2,94   -0,82%
  • IDXHIDIV20 440   -3,18   -0,72%
  • IDX80 95   -0,80   -0,83%
  • IDXV30 118   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,97   -0,84%

Sri Mulyani: Belanja kementerian bakal dipangkas Rp 50 triliun lagi


Kamis, 07 Mei 2020 / 08:17 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berniat kembali melakukan penghematan lanjutan dengan memotong belanja kementerian/lembaga hingga Rp 50 triliun. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemangkasan tersebut akan berasa dalam belanja barang dan belanja modal yang sebelumnya juga sudah dipangkas untuk penanganan pandemi virus corona. 

"Kami memang sudah mencadangkan tambahan pemotongan Rp 50 triliun lagi," ujar Sri Mulyani dalam agenda rapat virtual dengan DPR RI, Rabu (6/5). 

Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani: Wabah corona memutar balik kinerja pemerintah menekan kemiskinan

Lebih lanjut, Menkeu bilang, dana tersebut akan digunakan sebagai cadangan atau untuk berjaga-jaga. Terlebih, di tengah penerimaan yang menurun, belanja yang meningkat, serta adanya ketidakpastian sehubungan dengan penyaluran bantuan sosial (bansos) dan dukungan kepada dunia usaha.

Sebelumnya, pemerintah sudah melakukan pemangkasan anggaran sebesar Rp 190 triliun. Ini berasal dari penghematan belanja kementerian/lembaga sebanyak Rp 95,7 triliun dan Rp 94,2 triliun dari penghematan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

Di sisi lain, dengan adanya pemangkasan lanjutan tersebut, membuat seluruh belanja barang termasuk seluruh perjalanan dinas hampir tidak ada yang tersisa. Sama halnya dengan belanja pemeliharaan yang sudah dipotong cukup tipis, sehingga belanja tersebut mungkin tidak banyak yang bergerak.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×