kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Sri Mulyani asumsikan belanja negara tahun 2021 sebesar 15,17% dari PDB


Selasa, 12 Mei 2020 / 16:46 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan konferensi pers APBN KiTa di kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (16/5/2019).


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

Menurutnya, anggaran belanja baik di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), masih bisa dikelola lebih baik lagi di masa yang akan datang.

Untuk itu, Sri menegaskan reformasi anggaran belanja akan terus dilakukan, melalui penajaman fokus prioritas atau penerapan zero based budgeting dengan berorientasi pada result based budgeting.

Baca Juga: Indonesia finance minister proposes 2021 budget deficit at 3.21%-4.17% of GDP

"Juga perlu alokasi yang bersifat antisipatif atau automatic stabilizer sebagai shock absorber otomatis di dalam menghadapi ketidakpastian," kata Sri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×