kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Soal koalisi, PPP: PKS kalau mau ikut 'ayok'


Selasa, 12 November 2013 / 15:00 WIB
Soal koalisi, PPP: PKS kalau mau ikut 'ayok'
ILUSTRASI. Gerai ponsel PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE).


Reporter: Ferry Hidayat | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Dimyati Natakusumah mengajak sejumlah partai berideologi Islam untuk membuka pintu koalisi pada pemilihan presiden (pilpres) 2014.

"Kita ingin memilih pemimpin yang bisa diterima umat, sebenarnya partai-partai Islam itu pecahan dari PPP, jadi kita cuma ajak kembali ke rumah besar umat islam saja," tandas Dimyati saat dihubungi di Jakarta (12/11).

Dimyati menuturkan bahwa PPP ingin mengajak sejumlah partai Islam lainnya untuk mengadakan musyawarah bersama guna menentukan siapa bakal capres yang akan diusung nantinya.

Ketika ditanya apakah ada kemungkinan untuk mengajak Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai mitra koalisi, Dimyati bilang bahwa dirinya sampai saat ini belum mengetahui sikap dari PKS.

"Saya tidak tahu apa mereka (PKS) sudah punya Capres atau belum, tapi kalau mau ikut ya ayok aja, kalau soal siapa yang terpilih sebagai capres, kita ajak semua  untuk musyawarah dulu sebelum penentuan voting," imbuh anggota Komisi III DPR tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×