kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Setelah TMII, pemerintah bakal kelola dua aset Keluarga Cendana ini


Sabtu, 17 April 2021 / 12:09 WIB
Setelah TMII, pemerintah bakal kelola dua aset Keluarga Cendana ini
ILUSTRASI. Teater Keong Emas, yang berada di Taman Mini Indonesia Indah


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Selain Taman Mini Indonesia Indah (TMII), ternyata masih ada beberapa aset di bawah pengelolaan Yayasan Harapan Kita yang berpotensi diambil alih pengelolaannya oleh pemerintah. 

Direktur Barang Milik Negara (BMN) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Encep Sudarwan mengatakan, Gedung Granadi dan aset di Megamendung berpotensi diambil alih. 

Encep mengatakan, dua aset tersebut berstatus BMN dan sudah seharusnya membuat pemerintah menerima pemasukan, sehingga perlu dikelola oleh DJKN Kemenkeu. 

“Sepanjang itu BMN, pasti dikelola DJKN. Kemenkeu adalah pengelola barang. Sementara Kementerian Sekretariat Negara adalah pengguna barang,” ujar Encep, Jumat (16/4). 

Baca Juga: Demi Penerimaan Negara yang Optimal, TMII Segera Jadi Kelolaan Pemerintah

Sebelumnya, TMII memang sudah terlebih mengambil alih pengelolaan TMII. Encep mengatakan, TMII ini nantinya akan dikelola oleh Badan Usaha MIlik Negara (BUMN) dan kemungkinan besar akan diberi ke PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC). 

Tak hanya berhenti di satu BUMN tersebut, masih ada peluang pengelolaan diberikan ke PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). 

“Kementerian Sekretariat Negara bukan ahli di bidang pariwisata untuk kelola TMII, nanti akan melakukan kerjasama dengan BUMN. Nanti kita akan lihat, tetapi kemungkinan TWC, tapi masih belum ada keputusan resmi,” tandasnya. 

Selanjutnya: Anggota Komisi XI DPR minta pemerintah optimalkan pemanfaatan aset negara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×