kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Setelah ke AS, Jokowi akan bertemu Ketum Parpol


Jumat, 23 Oktober 2015 / 09:05 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo akan melakukan pertemuan dengan ketua umum partai-partai koalisi setelah melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat. Belum diketahui pasti agenda pertemuan Jokowi dengan para ketum parpol itu di tengah isu perombakan kabinet yang mulai berkembang.

"Presiden akan bertemu dengan ketum-ketum parpol setelah Beliau kembali dari Amerika," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/10).

Presiden Jokowi diketahui melawat ke Negeri Paman Sam pada 25-28 Oktober mendatang. Menurut Pramono, pertemuan Jokowi dengan para ketum parpol akan dijadwalkan sepulangnya presiden dari AS. Pertemuan itu, sebut dia, dilakukan karena Presiden sudah 1,5 bulan tidak bertemu dengan para tokoh politik itu.

Namun, saat ditanya soal agenda yang akan dibahas, Pramono enggan menyebutkannya. Diketahui, saat ini sejumlah partai mulai merapat ke pemerintahan. Koalisi Indonesia Hebat yang sejak awal mendukung pemerintahan bertambah dukungan dengan bergabungnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan juga Partai Amanat Nasional (PAN).

Masuknya PAN ke jajaran partai pendukung pemerintah menjadikan isu perombakan kabinet semakin kencang. Apalagi, partai pimpinan Zulkifli Hasan itu mengaku sudah menyerahkan lima nama calon menteri.

Saat ditanyakan apakah pertemuan Jokowi dengan ketum parpol juga akan diikuti oleh Zulkifli Hasan, Pramono lagi-lagi berkomentar singkat.

"Nanti lihat saja siapa yang datang," katanya. (Sabrina Asril)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×