kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.824   -4,00   -0,02%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Setahun Jokowi-JK, PDI-P akui ada pelambatan


Kamis, 15 Oktober 2015 / 14:41 WIB
Setahun Jokowi-JK, PDI-P akui ada pelambatan


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Fraksi PDI Perjuangan mengakui adanya perlambatan dalam setahun kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Namun, PDI-P optimistis kinerja pemerintah akan segera meningkat dalam beberapa bulan mendatang. 

Ketua Fraksi PDI-P Olly Dondokambey mengatakan, perlambatan ini terjadi di antaranya karena pemerintah fokus kepada program-program jangka panjang seperti pembangunan infrastruktur. Belum lagi, ada perubahan sejumlah nomenklatur kementerian dan lembaga, hingga perubahan pada struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. 

"Hal-hal tersebut membuat setahun Jokowi-JK melambat, terutama di bidang ekonomi," kata Olly di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/10). 

Selain itu, lanjut Olly, komitmen pemerintah untuk membangun daerah dengan menyalurkan dana desa juga masih mengalami hambatan. Sebab, banyak daerah belum menyalurkan dana tersebut. 

"Daerah belum siap tiba-tiba dikasih dana desa, kaget. Akibatnya, penyerapan anggaran tidak maksimal," kata Anggota Komisi XI DPR ini. 

Selain itu, lanjut Olly, perlambatan ekonomi juga tidak bisa dilepaskan dari faktor eksternal, seperti krisis ekonomi global. Namun, Olly yakin kondisi seperti ini tidak akan berlangsung terlalu lama. 

"Buktinya dalam beberapa waktu terakhir ini rupiah sudah menguat terhadap dollar. Dalam akhir tahun sudah mulai terasa ada peningkatan," ujarnya. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×