kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.775   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.123   199,87   2,52%
  • KOMPAS100 1.137   29,35   2,65%
  • LQ45 824   17,48   2,17%
  • ISSI 289   10,45   3,75%
  • IDX30 430   9,01   2,14%
  • IDXHIDIV20 515   9,13   1,81%
  • IDX80 127   3,21   2,60%
  • IDXV30 141   5,28   3,90%
  • IDXQ30 139   1,96   1,43%

Sempat Tertekan, Menkeu Purbaya Perkirakan Rupiah Menguat Dua Minggu ke Depan


Rabu, 14 Januari 2026 / 12:43 WIB
Sempat Tertekan, Menkeu Purbaya Perkirakan Rupiah Menguat Dua Minggu ke Depan
ILUSTRASI. Rupiah sempat mendekati Rp 16.800, namun Menkeu yakin fundamental ekonomi RI solid.(KONTAN/Nurtiandriyani Simamora)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keyakinannya bahwa nilai tukar rupiah berpeluang kembali menguat seiring dengan membaiknya fundamental ekonomi nasional, meski saat ini rupiah sempat melemah hingga mendekati level Rp 16.800 per dolar AS.

Purbaya menegaskan bahwa kebijakan nilai tukar sepenuhnya berada di bawah kewenangan bank sentral. Namun demikian, ia menilai pergerakan rupiah akan mengikuti arah perbaikan ekonomi secara otomatis.

"Kalau nanti ekonominya membaik terus, harusnya rupiah menguat juga," ujar Purbaya kepada awak media di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga: Siap-Siap, Menkeu Purbaya Berencana Tambah Layer Tarif Cukai Rokok pada 2026

Ia menjelaskan, penguatan rupiah akan didorong oleh masuknya kembali aliran modal asing ke Indonesia. Investor global, menurutnya, akan menempatkan dananya di negara yang menawarkan prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

"Kita kan kemarin triwulan keempat (pertumbuhan ekonominya) mungkin 5,45%. Tahun ini mungkin kita bisa tumbuh ke arah 6%," katanya.

Dengan prospek tersebut, Purbaya meminta pelaku pasar tidak khawatir terhadap kondisi rupiah. Ia menilai fondasi ekonomi Indonesia masih solid, sehingga arus modal masuk akan kembali menguatkan nilai tukar.

“Fondasi kita kuat. Rupiah akan masuk karena modal akan masuk ke sini," katanya.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp 16.877 per Dolar AS, Bank Indonesia Buka Suara

Selain itu, Purbaya juga meyakini dana milik warga negara Indonesia yang saat ini ditempatkan di luar negeri akan kembali ke dalam negeri. Ia menilai pelaku usaha domestik akan lebih memilih berbisnis di Indonesia dibandingkan di luar negeri.

Saat ditanya mengenai perkiraan waktu penguatan rupiah, Purbaya menyebut dalam waktu dekat. 

"Dua minggu ini," ujarnya singkat.

Selanjutnya: Beroperasi 2030, PGE Eksekusi Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW

Menarik Dibaca: Promo Member Day Marugame Udon Spesial 14 Januari, Fuji-san Mabo Udon Hanya Rp 50.000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×