kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Sekjen Demokrat sebut AHY akan gantikan SBY sebagai ikon kampanye


Kamis, 28 Februari 2019 / 20:29 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Panjaitan membenarkan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggantikan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) sebagai ikon kampanye. 

Hal itu disampaikan Hinca menjawab pertanyaan wartawan di Kantor DPP Demokrat, Menteng, Jakarta, Kamis (28/2). "Iya (Gantikan SBY sebagai ikon kampanye). Karena secara fisik (SBY) enggak hadir," kata Hinca.

Ia menambahkan SBY tak bisa hadir secara fisik dalam beberapa kampanye Demokrat ke depan lantaran masih harus mendampingi istrinya yang sakit, Ani Yudhoyono. 

Salah satu upaya menjadikan AHY sebagai ikon kampanye di Pemilu 2019 ialah menjadikannya sebagai pimpinan pemenangan Demokrat. 

Hinca meyakini elektabilitas AHY saat ini sudah bisa menjadikannya sebagai ikon kampanye Demokrat. Hinca mengatakan semenjak Pilkada DKI Jakarta AHY memiliki modal sosial yang besar.

Namun demikian, meskipun SBY tak hadir secara fisik, Hinca mengatakan pemikirannya tetap menyertai para kader Demokrat. 

"Karena Pak SBY secara fisik yang tak hadir. Tapi secara ide dan gagasan tetap on. Sekalipun Pak SBY secara fisik tidak hadir, komunikasi kami dengan Pak SBY tetap. Saya sekali dua hari bertemu beliau. Kami bergantian untuk mendapatkan instruksi dan masukan," lanjut dia. (Rakhmat Nur Hakim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sekjen Demokrat Sebut AHY Gantikan SBY Sebagai Ikon Kampanye"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×