kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Sejumlah Tantangan Ini Bakal Menahan Laju Ekonomi Indonesia pada 2024


Jumat, 22 Maret 2024 / 05:00 WIB
Sejumlah Tantangan Ini Bakal Menahan Laju Ekonomi Indonesia pada 2024
ILUSTRASI. Kendaraan truk kontainer melintas untuk melakukan aktifitas bongkar muat di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (15/3/2024). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan RI surplus sebesar US$0,87 miliar pada Februari 2024, namun meski surplus angkanya turun sebesar US$1,13 miliar dibanding bulan sebelumnya. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai di atas 5% pada 2024. Meski begitu, ekonom melihat akan sulit bagi Indonesia mencapai angka pertumbuhan tersebut jika melihat kondisi domestik dan global saat ini. 

Direktur Ekonomi Digital Center of Economics and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai, dengan tingkat inflasi seperti sekarang dan ekonomi China yang melemah, pertumbuhan ekonomi paling realistis ada di angka 4,9%. 

Huda menjelaskan, bisa saja pertumbuhan ekonomi mencapai di atas 5% jika pemerintah punya instrumen lain yang mampu menciptakan konsumsi masyarakat lebih tinggi.

Baca Juga: Ini Sentimen yang Bakal Membayangi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal IV-2023

“Jika kita melihat triwulan terakhir yang cukup rendah, saya rasa sulit melihat pertumbuhan konsumsi masyarakat ke angka 5% hingga 5,3%,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (20/3). 

Huda melanjutkan, jika ingin mencapai pertumbuhan sebesar 5,2%, maka pertumbuhan konsumsi rumah tangga minimal bisa mencapai di angka 5,3%.  “Ekspor tidak bisa diharapkan di tengah pelemahan ekonomi global,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, bila dilihat dari pertumbuhan ekonomi negara utama di 2024, hanya empat negara yang memiliki pertumbuhan di atas 5%. Di antaranya, India sebesar 6,5% YoY, Filipina 6%, Vietnam 5,8% dan Indonesia 5,2%.

Baca Juga: Harga Avtur Naik dan Koreksi Rupiah Tahan Laju Maskapai Penerbangan

“Indonesia tetap konstan sekitar 5% atau sedikit di atas, sedangkan negara-negara lain cukup struggle untuk mencapai level itu atau me-maintance level itu,” terangnya beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×