kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sedot dana asing, BI akan aktifkan lagi SBI 9 bulan dan SBI 12 bulan


Kamis, 19 Juli 2018 / 16:29 WIB
Pemaparan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Untuk menarik investor asing masuk ke pasar keuangan Indonesia, Bank Indonesia (BI) tengah mengkaji reaktivasi instrumen Sertifikat Bank Indonesia (SBI) tenor 9 bulan dan tenor 12 bulan.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, BI melihat bahwa instrumen moneter tersebut ini bisa meningkatkan portofolio asing di pasar keuangan Indonesia. Sebab, dengan SBI, investor asing bisa masuk. "Dalam waktu dekat kami akan umumkan. Detailnya tunggu tanggal mainnya, tapi sudah on the pipeline," ujar Perry, Kamis (19/7).

Pada Agustus 2017, BI menghentikan menerbitkan SBI tenor 12 bulan. Sebagai gantinya bank sentral menerbitkan Sertifikat Deposito Bank Indonesia (SDBI) dan Term Deposit. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan, dengan diaktifkannya kembali SBI 9 bulan dan SBI 12 bulan, instrumen investasi akan bertambah.

“Sebab, perbedaaannya SDBI dengan SBI adalah, SDBI pembelinya domestik. Sedangkan SBI bisa domestik dan asing. Ini terkait bagaimana kami attract aliran modal dari luar negeri,” ujar Mirza.

Nah, Mirza menambahkan, bila SBI 9 bulan dan SBI 12 bulan kelak diterbitkan, maka SDBI 9 bulan dan SDBI 12 bulan dihentikan sementara penerbitannya. “Itu dihentikan untuk sementara supaya instrumen itu jadi SBI,” kata Mirza.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×