kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.860   -40,00   -0,24%
  • IDX 8.013   77,56   0,98%
  • KOMPAS100 1.130   13,49   1,21%
  • LQ45 819   3,46   0,42%
  • ISSI 283   5,25   1,89%
  • IDX30 426   0,20   0,05%
  • IDXHIDIV20 512   -2,67   -0,52%
  • IDX80 126   1,21   0,97%
  • IDXV30 139   0,23   0,16%
  • IDXQ30 139   -0,40   -0,29%

Sebesar 36% dari Anggaran PSN Diduga Jadi Bancakan, Begini Respons KPPIP


Jumat, 12 Januari 2024 / 16:00 WIB
Sebesar 36% dari Anggaran PSN Diduga Jadi Bancakan, Begini Respons KPPIP
ILUSTRASI. Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo.


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan adanya temuan dugaan dana Proyek Strategis Nasional (PSN) digunakan untuk kepentingan pribadi. 

Di mana dana sebesar 36,67% diduga mengalir ke kantong pihak aparatur sipil negara (ASN) dan pihak memiliki profil sebagai politikus.

Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo buka suara mengenai adanya temuan PPATK tersebut. Ia menyebut selama ini pengawasan anggaran PSN dilakukan oleh inspektorat di setiap Kementerian/Lembaga hingga BPKP. 

Baca Juga: Temuan Terbaru PPATK, Ada Aroma Bancakan Duit Proyek Strategis Nasional

"Pengawasan kan dilakukan oleh Inspektorat masing-masing K/L, bahkan oleh BPKP juga," kata Wahyu kepada Kontan.co.id, Jumat (12/1).

Ia menegaskan KPPIP terus melakukan debottlenecking untuk mendorong percepatan pembangunan utamanya pada proyek strategis. 

Sebelumnya Ketua PPATK Ivan Yustiavandana menyebut, dari semua temuan, pihak telah menyerahkan laporan kepada aparat penegak hukum (APH) terkait.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×