kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.955   42,00   0,23%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Sebanyak 47.834 Jemaah Haji Telah Diterbangkan ke Tanah Suci


Rabu, 29 April 2026 / 12:56 WIB
Sebanyak 47.834 Jemaah Haji Telah Diterbangkan ke Tanah Suci
ILUSTRASI. Situasi Makkah di Musim Haji (KONTAN/Siti Masitoh)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – MADINAH. Kementerian Haji dan Umroh mencatat, hingga 28 April 2026, proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia melalui embarkasi di berbagai daerah terus berjalan dengan lancar.

Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Hasan Afandi membeberkan, secara kumulatif, jemaah-jemaah yang telah berangkat ke Tanah Suci sebanyak 122 kloter dengan 47.834 jemaah. Sementara itu, untuk data ketibaan, di Madinah sejumlah 113 kloter dengan 44.315 jemaah.

“Alhamdulillah, hari ini Rabu 29 April 2026, kita telah memasuki hari ke-9 masa opasional penyerang gerani ibadah haji. Secara umum, proses pemberangkatan dan kedatangan jemaah berjalan dengan lancar, tertib, dan terlayani dengan baik oleh petugas di seluruh titik layanan,” tutur Hasan dalam konferensi pers, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga: Kemenhaj Imbau Jemaah Haji Tak Bawa Barang Berbahaya hingga Barang Titipan

Adapun ia menambahkan, jemaah haji Indonesia juga secara bertahap telah tiba dan menempati hotel yang telah disiapkan.

Seluruh proses kedatangan berjalan tertib dengan pendampingan petugas haji yang siaga memberikan layanan sejak di bandara hingga ke hotel.

Lebih lanjut, Hasan mengingatkan agar jemaah haji yang hendak berangkat tidak membawa sejumlah barang yang dilarang, baik di bagasi kabin maupun di bagasi.

“Seperti bahan mudah terbakar, benda berbahaya, cairan melebihi ketentuan, serta barang lain yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×