kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.723   15,00   0,08%
  • IDX 6.481   -45,04   -0,69%
  • KOMPAS100 844   -4,93   -0,58%
  • LQ45 639   -5,95   -0,92%
  • ISSI 228   -0,48   -0,21%
  • IDX30 357   -3,29   -0,91%
  • IDXHIDIV20 433   -3,49   -0,80%
  • IDX80 96   -0,69   -0,71%
  • IDXV30 120   -0,56   -0,46%
  • IDXQ30 113   -1,04   -0,92%

Sebanyak 2,2 juta tabung elpiji 3 kg ditarik


Selasa, 21 September 2010 / 15:50 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pertamina telah menarik tabung elpiji ukuran 3 kilogram (kg) yang rusak sebanyak 2,2 juta. Untuk menggantinya, Pemerintah sudah menyiapkan 15 juta tabung pengganti.

Sekretaris Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat Indroyono Susilo mengungkapkan, saat ini ada 45 juta tabung elpiji 3 kg yang beredar di masyarakat. "Jadi totalnya ada 60 juta tabung, 45 juta di masyarakat dan 15 juta yang untuk berputar," kata Indroyono, Selasa (21/9).

Dia menambahkan, saat ini tim pengamanan pemakaian elpiji 3Kg terus bekerja melakukan sosialisasi dan pengawasan. Tim itu melibatkan kantor Menko Kesra, Kementerian ESDM dan Pertamina. Selain itu, sosialisasi juga melibatkan kelompok ibu-ibu PKK di daerah-daerah.

Indroyono menambahkan, Mabes Polri sudah meminta seluruh Polres rutin turun ke lapangan mengawasi sekaligus menindak. "Polri mengerahkan polisi di desa-desa dan dibantu TNI melalui bintara pembina desa (babinsa)," katanya.

Indoroyono mengatakan, dengan makin gencarnya kegiatan pengamanan pemakaian LPG 3Kg, pemerintah berharap kecelakaan ledakan tabung semakin berkurang. "Rencananya pekan ini kami akan rapat lagi untuk melihat laporan terakhir," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×