kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Sebanyak 132.000 tenaga kesehatan telah divaksinasi Covid-19


Jumat, 22 Januari 2021 / 17:50 WIB
ILUSTRASI. Vaksinator menyuntikan vaksin Covid-19 kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Jurang Mangu Pondok Aren Tangerang Selatan./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, hingga 22 Januari 2020 pukul 13:00 WIB sudah terdapat 132.000 tenaga kesehatan yang divaksinasi.

“Hingga tadi siang pukul 13:00, jumlah tenaga kesehatan yang telah divaksinasi di 13.525 fasilitas pelayanan kesehatan, yang ada di 92 kabupaten/kota di 34 provinsi sudah mencapai lebih dari 132.000 orang atau 22% dari total 598.483 tenaga kesehatan,” ujar Siti saat memberikan keterangan pers secara virtual, Jumat (22/1).

Adapun, jumlah tenaga kesehatan yang ditargetkan akan mendapatkan vaksin Covid-19 sebanyak 1,48 juta orang.

Untuk tahap I atau pada Januari ada 598.483 tenaga kesehatan yang akan divaksin,dan sebanyak 888.282 akan divaksinasi tahap II yakni pada Februari. 

Baca Juga: Menkes Budi Gunadi sebut testing Covid-19 di Indonesia salah dan tak efektif

Karenanya, Siti mengatakan bila ada tenaga kesehatan yang belum mendapatkan undagan untuk vaksinasi di tahap I, kemungkinan mereka masuk ke tahap kedua.

“Sisa sebanyak 888.282 tenaga kesehatan sudah mulai diberikan undangan di tanggal 21 Januari kemarin,” lanjutnya.

Siti memastikan, proses vaksinasi kepada tenaga kesehatan ini masih terus berlangsung. Diharapkan, nantinya vaksinasi kepada 1,4 juta tenaga kesehatan bisa rampung sesuai target atau pada Februari 2021.

Lebih lanjut Siti bilang, ada sebanyak 20.154 tenaga kesehatan yang tidak bisa divaksinasi atau ditunda vaksinasinya karena merupakan penyintas Covid-19, memiliki penyakit penyerta (komorbid) juga sedang dalam keadaan hamil.

Selanjutnya: Cegah penyebaran virus corona di pengungsian, Menko PMK: Pengungsi harus tes swab

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×