kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45894,17   -1,68   -0.19%
  • EMAS1.327.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Satelit SATRIA-1 Sukses Diluncurkan dari AS, 11 Stasiun Bumi Ikut Nobar


Senin, 19 Juni 2023 / 11:09 WIB
Satelit SATRIA-1 Sukses Diluncurkan dari AS, 11 Stasiun Bumi Ikut Nobar
ILUSTRASI. Resmi Diluncurkan, Satelit Satria-1 Akan Digunakan untuk Pelayanan Publik di Wilayah 3T


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SATELIT SATRIA-1 - Pada Senin (19/6/2023) Pukul 18.21 waktu Florida atau Pukul 05.21 WIB, Satelit Republik Indonesia (SATRIA-1) sukses diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat.

Peluncuran itu sesuai dengan jadwal yang ditetapkan sebelumnya, tampak cuaca cerah terpantau di lokasi peluncuran.

Mengutip laman infopublik.id, Badan Layanan Umum Badan Aksesibilitas Teknologi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar acara Nonton Barang (Nobar) Peluncuran SATRIA-1 bersama 11 wilayah stasiun bumi. 

Ke-11 stasiun bumi tersebut antara lai Jakarta, Manado, Kupang, Kota Jayapura, Kabupaten Timika, Manokwari, Banjarmasin, Ambon, Tarakan , Pontianak dan Batam.

Di Jakarta, acara nobar dipusatkan di anjungan Skyworld, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). 

Acara itu diikuti oleh sejumlah pejabat Kementerian Kominfo, Direksi BAKTI Kominfo, dan puluhan siswa dari SMA 64, SMA 48 dan SMP-SMA Matahari.

Baca Juga: Pagi Ini, Roket Space X Siap Luncurkan SATRIA-1

Para hadirin terlihat antusias hadir memenuhi lokasi nobar sejak pukul 04.00 WIB dan diawali dengan melaksanakan Salat Subuh berjemaah di lokasi acara sebelum menonton acara peluncuran SATRIA-1.

Tepuk tangan menggema di lokasi saat roket Falcon 9 yang membawa satelit terbesar di Asia Tenggara itu saat lepas landas dengan lancar. 

Para hadirin antusias saat melihat Roket setinggi 70 meter itu mulai mengeluarkan api dan terbang melesat menuju luar angkasa.

SATRIA-1 dibawa roket Falcon 9 milik SpaceX. Falcon 9 adalah roket yang mendarat vertikal dan bisa dipakai ulang untuk misi selanjutnya.

Dari pantauan infopublik.id, tahap pertama peluncuran SATRIA-1 berjalan lancar hingga pendorong pertama yakni roket Falcon 9 melepaskan diri dan mendarat sempurna di Bumi.

Panonton juga bersorak ketika roket bagian satu dari Falcon 9 lepas dan roket kedua melanjutkan tugasnya. 

Baca Juga: Satelit Satria-1 Beroperasi Mulai Awal Tahun 2024

Pada tahap kedua SATRIA-1 melanjutkan perjalanan sambil dibawa pendorong kedua menuju target garis orbit, butuh waktu 27 menit hingga sampai di orbit yang sudah ditetapkan.

SATRIA-1 bakal meratakan akses internet di area tertinggal, terdepan, terluar (3T). Rencananya satelit ini bisa memfasilitasi layanan internet di 50 ribu titik fasilitas publik dengan kecepatan 4 Mbps.

Satelit itu dibangun oleh Satelit Nusantara 3 dan dirakit Thales Alenia Space (TAS) di Prancis memakai platform SpaceBus NEO.

Biaya investasi pembuatan SATRIA-1 membengkak, yang awalnya US$ 450 juta (sekitar Rp 6,6 triliun) menjadi US$ 540 juta (sekitar Rp 8 triliun).

Pembengkakan biaya itu terjadi karena adanya biaya tambahan. Salah satunya karena semula SATRIA-1 akan diangkut menggunakan pesawat Antonov, namun tidak bisa dilakukan karena kondisi perang Rusia dan Ukraina.

Pengangkutan SATRIA-1 pun dilakukan dengan kapal kargo Nordic dari perancis menuju Cape Canaveral melalui jalur laut yang membutuhkan waktu 17 hari.

Acara nobar ditutup setelah menit ke 37 ketika satelit berkapasitas 150 Gbps itu telah sampai ke target garis orbit dan melaju menuju titik orbit 146 Bujur Timur selama 145 hari ke depan jika sesuai perencanaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×