kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Saran Menaker Ida Fauziyah atas penutupan seluruh gerai Giant


Sabtu, 29 Mei 2021 / 14:35 WIB


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Semua gerai Giant akan ditutup pada Juli 2021 mendatang.  Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta agar Managemen Giant mengedepankan dialog bipartit dengan pekerja terkait rencana ini.

Dia juga meminta Giant untuk melakukan berbagai upaya untuk menghindari adanya PHK terhadap para pekerja akibat penutupan tersebut.

“Kita minta kedua belah pihak untuk mengedepankan dialog secara bipartit antara pihak manajemen dan pekerja mengenai rencana penutupan Giant ini. Semua hal harus dikomunikasikan dengan baik dan jelas,” kata Ida dalam keterangan tertulis, Jumat (28/5).

Namun jika PHK tetap harus dilakukan, Ida berharap penyelesaian hubungan kerja diselesaikan secara musyawarah mufakat atau adanya dialog antara pengusaha dengan pekerja untuk menyelesaikannya dengan baik. 

Baca Juga: 7.000 Karyawan Giant terancam di PHK, ini tuntutan serikat pekerja

“Namun bila berbagai upaya untuk menghindari PHK tetap tidak bisa dihindari, dan tidak ada pilihan lain, Pemerintah pun meminta perusahaan agar menjamin pembayaran hak-hak bagi pekerja sepenuhnya. Pemerintah meminta agar hak-hak pekerja wajib dipenuhi oleh pihak manajemen,” kata Ida.

Tak hanya itu, Ida juga berharap pihak manajemen juga bisa memberikan opsi agar para pekerja yang akan ter-PHK memiliki kesempatan untuk bekerja di perusahaan- perusahaan lain yang masih dalam naungan PT Hero Supermarket Tbk., seperti IKEA, Supermaket Hero, atau Guardian.

Lebih lanjut Ida juga menyebut Kemenaker menawarkan opsi adanya kerja sama program skilling, reskilling, up skilling bagi para pekerja yang ter PHK untuk mendapatkan pelatihan kerja di Balai-balai Latihan Kerja (BLK).

“Kita juga ada program wirausaha mandiri yang bisa dimanfaatkan para pekerja,” kata Ida.

Baca Juga: Peritel tengah menghadapi perubahan pola konsumsi konsumen




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×