kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Saran ke pemerintah agar impor pangan bisa lancar saat pandemi corona


Minggu, 19 April 2020 / 14:46 WIB
ILUSTRASI. Bongkar muat beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Kamis (25/7).


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

Tidak hanya global, stok pangan dalam negeri pun dalam kondisi yang aman. Stok beras disampaikan Dwi dapat mencukupi kebutuhan hingga bulan Oktober 2020 meski pun harus berhati-hati karena produksi tahun ini lebih rendah.

Sementara untuk komoditas lainnya terdapat penurunan harga di pasar. Ia mencontohkan harga ayam yang tengah mengalami penurunan.

"Stok pangan cukup untuk puasa dan lebaran tidak akan ada masalah," jelas Dwi.

Baca Juga: Sri Mulyani perluas insentif pajak, tapi Industri pers tidak termasuk

Meski begitu berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Startegis (PIHPS) sejumlah harga pangan masih memperlihatkan angka yang tinggi. Walau pun dalam tren harga terjadi penurunan.

Harga gula berkisar antara Rp 17.950 per kg hingga Rp 18.600 per kg di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 12.500 per kg. Harga bawang putih masih sebesar Rp 42.100 per kg.

Minyak goreng juga masih sekitar Rp 13.950 per kg hingga Rp 14.650 per kg. Sementara beras kuakitas super stabil di harga Rp 12.750 per kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×