kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Sapi yang dievakuasi dari daerah rawan bencana baru 10%


Rabu, 17 November 2010 / 15:48 WIB
ILUSTRASI. Kevin Raozan ahli desain logo HUT RI 73


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

AKARTA. Jumlah sapi yang belum berhasil dievakuasi sangat banyak. Saat ini, sapi yang baru berhasil dievakuasi dari bencana Gunung Merapi baru sebanyak 8.376 ekor. Jumlah ini hanya sekitar 10% dari seluruh populasi hewan ternak yang berada di daerah rawan Merapi. Kementerian Pertanian akan berkoordinasi dengan Badan Nasional

Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengevakuasi sapi-sapi yang masih berada di daerah rawan bencana.Namun, Menteri Pertanian Suswono mengatakan evakuasi sapi itu tidak gampang. "Satu sapi naikin ke truk aja gimana itu coba bayangkan, tentara saja menyerah kalau sudah begitu," imbuhnya.

Suswono menambahkan,sudah ada 176 titik penampungan di empat Kabupaten yaitu Sleman, Klaten, Boyolali, dan Magelang. Penampungan itu dibuat dekat lokasi pengungsian sehingga peternak lebih mudah mengawasi dan memberi makan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×